Dua Harimau Itu Dekat dan Diduga Sudah Memangsa Sapi

Kamis, 05 November 2026 • 12:10:05 WIB
Dua Harimau Itu Dekat dan Diduga Sudah Memangsa Sapi
Foto: Bangkai Sapi yang diduga telah diterkam Harimau.

INHU, MON – Dua ekor Harimau berkeliaran disekitar desa Petaling Jaya Kecamatan Batang Cenaku kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Hingga mengakibatkan masyarakat sekitar resah. Dua ekor Raja Rimba tersebut diduga berjenis harimau sumatra.

Dua ekor Harimau tersebut di duga muncul tak jauh dari pemukiman warga desa Petaling Jaya. Berkisar hanya jarak 2 kilometer dari rumah rumah penduduk. Dua hewan pemangsa daging itu diprediksi satu induk dan anak.

Keberadaan satwa liar tersebut menjadi perhatian warga. Pasalnya, berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat setempat mengatakan area bermain buat kedua Harimau itu berada tak jauh dari desa, tepatnya di area perkebunan plasma (kelompok tani (KT) 9.

Rasa khawatir semakin meningkat karena warga tidak mengetahui secara pasti ke mana arah pergerakan kedua satwa buas itu. Mereka pun dihantui kekhawatiran akan kemungkinan besar harimau tersebut mendekati area perkebunan atau bahkan masuk ke lingkungan permukiman.

"Kemarin sempat memangsa sapi di kebun kelapa sawit desa Petaling Jaya," kata Markum (47) ,seorang warga desa setempat, Kamis (5/11/2026).

Diungkapkan lagi oleh Markum, beberapa waktu lalu warga lainnya juga sempat melihat dua ekor harimau itu berada di tengah kebun sawit pada sore hari.

"Warga melihat anak harimau sedang bermain. Sementara itu induknya sedang tidur. Saat ini warga tak berani memanen sawit di KT sembilan," tambah Markum.

Warga berharap pihak terkait, khususnya Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan, pemantauan, serta mengambil langkah penanganan yang tepat.

Masyarakat juga berharap adanya sosialisasi dan imbauan keselamatan agar warga mengetahui langkah yang harus dilakukan apabila kembali menemukan keberadaan harimau tersebut.

Keselamatan masyarakat kini menjadi perhatian utama. Warga berharap jangan sampai kemunculan satwa liar yang dilindungi ini berujung pada insiden yang membahayakan manusia maupun satwa itu sendiri.

Sementara itu, masyarakat diimbau untuk sementara meningkatkan kewaspadaan, menghindari aktivitas sendirian di sekitar lokasi kemunculan, serta tidak mendekati, mengejar, atau mencoba mengusir harimau tersebut.(BD)

Bagikan

Berita Lainnya

Semua Berita

Berita Terkini

Semua Berita