20 Ton Material Mess Pulau Halang Gilas Jalur Batu Enam, Kadishub Rohil Mengaku Belum Tahu Soal Izin

Minggu, 25 Oktober 2026 • 19:43:22 WIB
20 Ton Material Mess Pulau Halang Gilas Jalur Batu Enam, Kadishub Rohil Mengaku Belum Tahu Soal Izin
Foto: Aktivitas pengangkutan material berat mencapai 20 ton menggunakan armada truk trailer untuk pembangunan mess di Pulau Halang mulai memicu keresahan warga.

BAGANSIAPIAPI – Aktivitas pengangkutan material berat mencapai 20 ton menggunakan armada truk trailer untuk pembangunan mess di Pulau Halang mulai memicu keresahan warga. Kendaraan jumbo yang melintasi Jalan Lintas Pesisir Sungai Rokan, tepatnya di kawasan Batu Enam, Bagansiapiapi, dinilai melampaui kapasitas kelas jalan dan mengancam ketahanan infrastruktur daerah.

Pantauan di lokasi menunjukkan puluhan ton material tersebut kini ditumpuk persis di depan IP Plaza Bagansiapiapi. Berdasarkan pengakuan supir angkutan, Minggu (25/10/2026), truk trailer tersebut membawa muatan langsung dari Jakarta dan menempuh perjalanan darat selama 4 hingga 6 hari sebelum akhirnya menembus ibukota Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

Masuknya kendaraan berskala besar ini lewat jalur Lintas Pesisir Batu Enam langsung memicu kekhawatiran warga setempat terhadap potensi kerusakan fasilitas publik. Warga menyayangkan lemahnya pengawasan terhadap armada overdimension over-loading (ODOL) yang leluasa masuk ke pusat kota.

"Kami khawatir jalan yang sudah bagus ini bakal hancur dan berlubang lagi kalau terus-menerus digilas muatan seberat itu. Apalagi ini jalan lintas pesisir, kalau rusak yang susah masyarakat luas, bukan pemilik muatannya," keluh salah seorang warga Batu Enam yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Merespons keresahan warga dan adanya aktivitas bongkar muat logistik masif ini, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Rokan Hilir, Budi Fitriadi, saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui adanya pergerakan angkutan bermuatan jumbo tersebut masuk ke wilayah hukumnya.

Budi Fitriadi menegaskan bahwa pihak Dinas Perhubungan akan segera melakukan langkah cepat guna menindaklanjuti status operasional armada trailer ini di jalan kabupaten.

"Saya belum mengetahuinya. Untuk itu, kami akan segera melakukan koordinasi dengan Kabid Lalu Lintas (Lalin) Dinas Perhubungan," ujar Budi Fitriadi saat dikonfirmasi via telepon.

Lebih lanjut, Kadishub Rohil menyatakan pihaknya juga akan berkoordinasi secara intensif dengan jajaran kepolisian, khususnya Satlantas Polres Rokan Hilir. Penelusuran bersama ini dilakukan untuk memastikan legalitas operasional angkutan berat tersebut.

"Kami akan berkoordinasi lebih lanjut ke pihak kepolisian Satlantas. Keterangan selanjutnya menunggu konfirmasi dari pihak kepolisian dan Kabid Lalin terkait ada atau tidaknya izin dispensasi jalan tersebut," pungkas Budi Fitriadi.

Ketakutan warga dinilai beralasan, mengingat pembangunan mess di Pulau Halang ini disebut-sebut milik seorang pengusaha kakap yang tidak asing lagi di Bagansiapiapi. Kendati dimiliki oleh tokoh berpengaruh, publik mendesak agar penegakan aturan lalu lintas dan perawatan fasilitas jalan daerah tetap menjadi prioritas utama demi kepentingan masyarakat luas.

Bagikan

Berita Lainnya

Semua Berita

Berita Terkini

Semua Berita