Menuju ‘Bubutan Bersinar’: Sinergi Halal dan Digitalisasi untuk UMKM Surabaya

Jumat, 13 Februari 2026 • 15:43:00 WIB
Menuju ‘Bubutan Bersinar’: Sinergi Halal dan Digitalisasi untuk UMKM Surabaya
Foto: Menuju 'Bubutan Bersinar': Sinergi Halal dan Digitalisasi untuk UMKM

Surabaya, MON – Semangat kebangkitan ekonomi kerakyatan menggema di Kecamatan Bubutan pada Jumat (13/2). Melalui acara bertajuk “Temu Kangen UMKM Bubutan”, para pelaku usaha lokal berkumpul untuk menyatukan visi dalam menghadapi tantangan pasar yang kian kompetitif dan berbasis digital.

Camat Bubutan, Ferdhie Ardiansyah S.STP, M.Si dalam sambutannya menekankan bahwa kunci utama bertahannya UMKM adalah kemampuan beradaptasi. Menurutnya, era pasca-pandemi menuntut pelaku usaha untuk tidak lagi “alergi” terhadap teknologi. “Kami di Kecamatan terus menggandeng stakeholders, agar UMKM Bubutan kembali bersinar. Saat ini jualan tidak harus punya pabrik, yang penting bisa memasarkan secara digital,” tegasnya. Beliau juga memotivasi para orang tua dan pemuda di Bubutan untuk memanfaatkan waktu luang dengan berwirausaha secara daring.

Sejalan dengan semangat digitalisasi, aspek legalitas dan spiritualitas produk juga menjadi sorotan. Dr Muhimatul Kibtiyah selaku Pendamping Penyelia Halal mengingatkan para peserta mengenai batas akhir kewajiban sertifikasi halal pada Oktober 2026.

Dengan potensi pasar Muslim mencapai ratusan juta jiwa di Indonesia, label halal bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan senjata utama untuk meningkatkan kepercayaan konsumen. Pemerintah pun telah mempermudah proses ini melalui program sertifikasi gratis bagi pelaku usaha mikro.

Kegiatan ini semakin lengkap dengan kehadiran Devina Maharani dari Mercy Corps Indonesia (MCI) yang membawa program khusus bagi perempuan pengusaha bertajuk “Financial Inclusion for Women Entrepreneurs”. Program ini bertujuan mengubah fungsi ponsel di tangan para ibu, dari sekadar alat hiburan menjadi pusat kendali bisnis.

Baca Juga :  Purbaya Tegaskan: yang Dihabisi Mafia Impor Pakaian Bekas, Bukan Pedagang Pasar
“Ibu-ibu adalah ‘Menteri Keuangan’ di rumah. Kami ingin kemampuan itu dibawa ke level usaha. Mulai dari menghitung HPP yang benar, mengelola modal, hingga menjaga keamanan data digital dari maraknya penipuan online,” ujar Program Officer MCI di hadapan peserta.

Acara ini dimeriahkan dengan hiburan dan sharing pengalaman sesama UMKM yang berhasil serta berbagi bingkisan.

Bagikan

Berita Lainnya

Semua Berita

Berita Terkini

Semua Berita