Operasi Gabungan Darat dan Udara Terus Padamkan Karhutla di Tujuh Daerah Riau

Minggu, 02 November 2025 • 18:47:20 WIB
Operasi Gabungan Darat dan Udara Terus Padamkan Karhutla di Tujuh Daerah Riau
Foto: Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Provinsi Riau hingga kini masih terus melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah. | Foto: mcr

Pekanbaru, MON – Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Provinsi Riau hingga kini masih terus melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah. Selain pemadaman darat, operasi juga dilakukan melalui udara dengan menggunakan helikopter.

Kepala BPBD Damkar Riau, M. Edy Afrizal, mengatakan bahwa kebakaran masih terpantau di tujuh daerah, yakni Kabupaten Kampar, Pelalawan, Rokan Hulu (Rohul), Siak, Indragiri Hulu (Inhu), Rokan Hilir (Rohil), serta Kota Pekanbaru.

“Saat ini karhutla dilaporkan masih terjadi di tujuh daerah di Riau. Ada yang merupakan titik baru dan ada juga yang masih dalam proses pendinginan,” ujarnya, Minggu (2/11/2025).

Untuk wilayah Indragiri Hulu, kebakaran dilaporkan terjadi di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Karena di sekitar lokasi tidak ditemukan sumber air, tim pemadam harus mengandalkan helikopter water bombing untuk menjinakkan api.

“Di Inhu, karhutla terjadi di kawasan TNTN. Pemadaman dilakukan menggunakan helikopter karena tidak ada sumber air di dekat lokasi,” jelasnya.

Meski begitu, Edy memastikan bahwa kondisi karhutla di Riau saat ini masih terkendali. Sebagian besar titik kebakaran tidak terjadi di lahan gambut, melainkan di tanah mineral yang lebih mudah dipadamkan.

“Karhutla kali ini tidak terjadi di lahan gambut, melainkan di tanah mineral, jadi lebih cepat dipadamkan. Namun, tim tetap harus waspada agar api tidak menjalar ke lokasi lain,” sebutnya.(*)

Bagikan

Berita Lainnya

Semua Berita

Berita Terkini

Semua Berita