Bahan Masak Program MBG Wajib Habis di Hari yang Sama, Tak Boleh Disimpan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang (Retno Ayuningrum/detikcom)

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang (Retno Ayuningrum/detikcom)

Jakarta, MON – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyoroti praktik penyimpanan bahan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menanggapi hal itu, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang menegaskan bahwa seluruh bahan baku MBG harus diolah dan dihabiskan pada hari yang sama.

“Bahan baku yang digunakan tidak boleh disimpan, itu sudah diatur dalam juknis. Jadi, hari itu juga harus habis,” ujar Nanik kepada wartawan, Sabtu (25/10/2025).

Baca Juga :  Ketua PWI Pusat Hadiri Peresmian Layanan Immunotherapy Nusantara oleh Kemenhan

Nanik menjelaskan, pihaknya menerapkan sistem belanja harian untuk memastikan kesegaran bahan makanan.

“Semua bahan tidak boleh disimpan, jadi belanjanya setiap hari,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Pusat Riset Teknologi dan Proses Pangan BRIN, Satriyo Krido Wahono, mengingatkan bahaya anggapan bahwa bahan makanan akan selalu aman jika disimpan di lemari es atau freezer. Menurutnya, penyimpanan yang tidak tepat oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) justru berisiko menimbulkan pertumbuhan bakteri.

Baca Juga :  8 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Polda Metro Tegaskan Proses Sesuai Hukum

“Banyak yang berpikir kalau disimpan di freezer pasti aman. Padahal bisa jadi bahan menumpuk, bagian luar dingin tapi bagian dalam masih hangat. Di situlah bakteri tumbuh,” jelas Satriyo, dikutip dari Antara, Kamis (23/10).

Ia menambahkan, kebiasaan membeli bahan dalam jumlah besar karena harga murah juga sering menjadi masalah, terutama bagi lembaga yang belum berpengalaman dalam pengolahan makanan skala besar.

“Kalau tidak dikelola dengan baik, justru bisa membahayakan,” ujarnya.(*)

Penulis : Ifan Ar Uzan

Editor : Redaksi

Sumber Berita: detiknews.com

Follow WhatsApp Channel mediaonlinenasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

A Legacy on the Move: Menier Cognac Resmi Debut di Indonesia
Inflasi Riau Capai 3,85 Persen, Cabai Merah dan Emas Perhiasan Jadi Penyumbang Utama
Matahari 08 Riau Siapkan 100 Paket Sembako untuk Pendonor Darah di Hari Pahlawan
BPJS Kesehatan Luncurkan Program “New Rehab 2.0”, Solusi Cicilan Tunggakan Iuran JKN yang Lebih Luas
Resep dan Rasa Otentik Keluarga Minang Jadi Andalan RM Minang Eethuis Hadir di Jakarta Timur
Info Penting Penyeberangan: Dermaga 1 Roro Bengkalis Tutup Sementara, Catat Tanggalnya
Peringatan HKN ke-61 di Klaten Dimeriahkan dengan Lomba Gerak Jalan Sehat dan Karnaval
Tiga Pilar Wajib Youthpreneur: Inovasi, Kreativitas, dan Konsep Sustainability
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 19:19 WIB

A Legacy on the Move: Menier Cognac Resmi Debut di Indonesia

Rabu, 12 November 2025 - 08:31 WIB

Inflasi Riau Capai 3,85 Persen, Cabai Merah dan Emas Perhiasan Jadi Penyumbang Utama

Jumat, 7 November 2025 - 20:02 WIB

Matahari 08 Riau Siapkan 100 Paket Sembako untuk Pendonor Darah di Hari Pahlawan

Rabu, 5 November 2025 - 12:20 WIB

BPJS Kesehatan Luncurkan Program “New Rehab 2.0”, Solusi Cicilan Tunggakan Iuran JKN yang Lebih Luas

Senin, 3 November 2025 - 16:47 WIB

Resep dan Rasa Otentik Keluarga Minang Jadi Andalan RM Minang Eethuis Hadir di Jakarta Timur

Berita Terbaru

Ahmad Muzani, Ketua MPR-RI bersama Ketum PWI Pusat Akhmad Munir. Foto: Ist/MON

Nasional

Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan

Selasa, 13 Jan 2026 - 23:47 WIB

Misa Ekaristi Awal Tahun di Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat. Foto: Ist/MON

Religi

Wangi Bunga dan Cahaya Langit Iringi Misa Gunung Padang

Selasa, 13 Jan 2026 - 23:40 WIB