Viral di Media Sosial: Jalan Rusak Setelah Satu Minggu Diperbaiki

Kamis, 16 Oktober 2025 • 17:35:17 WIB
Viral di Media Sosial: Jalan Rusak Setelah Satu Minggu Diperbaiki
Foto: Berdasarkan pantauan tim mediaonlinenasional.com pada Kamis siang, sebagian jalan tersebut tampak retak bahkan pecah dan mengelupas . Terlihat beberapa pekerja sedang memperbaiki. Foto: MON/Eko Setyo

KLATEN - MON -- Sebuah video yang menunjukkan kondisi jalan desa rusak setelah satu minggu diperbaiki viral di media sosial. Video tersebut pertama kali diposting oleh akun Hidayah Ah di Facebook Info Cegatan Klaten (ICK) pada Rabu (15/10).

Dalam video tersebut, terlihat jalan yang rusak parah dengan kondisi retak . Kondisi jalan yang rusak ini menimbulkan pertanyaan tentang kualitas perbaikan yang dilakukan.

Postingan video tersebut telah menarik perhatian banyak warga dan menjadi topik perbincangan di media sosial. Banyak warga yang merasa prihatin dengan kondisi jalan yang rusak dan meminta pemerintah setempat untuk segera memperbaiki jalan tersebut.

Joko Sutrisno, Kepala Desa Kaligayam, Kecamatan Wedi, Klaten -- saat dikonfirmasi, mengakui bahwa jalan tersebut memang berada di wilayah desanya. Ia mengungkapkan bahwa jalan desa sepanjang 3 x 220 meter yang dibangun satu minggu lalu dengan anggaran Rp100 juta dari bantuan keuangan provinsi rusak karena kondisi tanah yang labil dan dilalui oleh mobil berukuran besar.

"Yang jelas tanah nya labil, memang tanahnya gerak. Terus setelah selesai mungkin waktu hujan itu dilewati truk, akhirnya bledos (Pecah- red)," kata Kades.

Berdasarkan pantauan tim mediaonlinenasional.com pada Kamis siang, sebagian jalan tersebut tampak retak bahkan pecah dan mengelupas . Terlihat beberapa pekerja sedang memperbaiki.

Menurut Kepala Desa, pengerjaan jalan tersebut belum selelesai sehingga masih menjadi tanggung jawab pemborong dan pihak pelaksana. "Saya juga komplain terus, mas. Belum bisa menerima," ujarnya.

Dengan demikian, pihak desa berharap agar pemborong dan pelaksana dapat segera memperbaiki jalan tersebut agar dapat digunakan dengan aman dan nyaman oleh warga.

(Eko Setyo)

Bagikan

Berita Lainnya

Semua Berita

Berita Terkini

Semua Berita