Gus Afif Ajak Jamaah Perbanyak Tawakal dan Kenalkan Keteladanan Rasulullah

Selasa, 21 Juli 2026 • 08:39:58 WIB
Gus Afif Ajak Jamaah Perbanyak Tawakal dan Kenalkan Keteladanan Rasulullah
Foto: Gus Irfanul Afif menyampaikan tausiyah pada Pengajian Rutin Jamaah Walisongo Wonorejo di Masjid Al-Kautsar, Solo Raya, Minggu malam (20/7/2026).

Solo Raya, MON – Suasana khidmat menyelimuti Pengajian Rutin Jamaah Walisongo Wonorejo yang kembali digelar di Masjid Al-Kautsar pada Minggu malam, 20 Juli 2026, mulai ba'da Shalat Isya hingga pukul 21.30 WIB. Kegiatan yang dilaksanakan setiap Minggu malam tersebut dihadiri oleh jamaah dari berbagai kalangan yang istiqamah mengikuti majelis ilmu sebagai sarana memperdalam pemahaman agama sekaligus memperkuat keimanan.

Pada kesempatan tersebut, tausiyah disampaikan oleh Gus Irfanul Afif, seorang pendakwah muda asal Kudus yang aktif berdakwah di berbagai daerah di wilayah Solo Raya. Dengan penyampaian yang komunikatif dan mudah dipahami, Gus Afif mengajak jamaah untuk senantiasa memperkuat hubungan dengan Allah SWT dalam menghadapi setiap persoalan kehidupan.

Dalam ceramahnya, Gus Afif menegaskan bahwa setiap permasalahan hidup hendaknya dipasrahkan kepada Allah SWT setelah diiringi dengan ikhtiar yang sungguh-sungguh. Menurutnya, sikap tawakal merupakan wujud keyakinan seorang hamba bahwa Allah adalah sebaik-baik tempat bergantung dan pemberi jalan keluar atas segala kesulitan.

"Setelah berikhtiar semaksimal mungkin, serahkan seluruh urusan kepada Allah SWT. Tidak ada persoalan yang terlalu besar bagi Allah, dan tidak ada doa yang sia-sia apabila dipanjatkan dengan penuh keyakinan," pesannya di hadapan jamaah.

Selain menguatkan nilai-nilai tawakal, Gus Afif juga mengajak umat Islam untuk berjihad melalui jalan dakwah dan pendidikan dengan mengenalkan serta memasyarakatkan sosok Rasulullah Muhammad SAW beserta keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah harus diwujudkan dengan meneladani akhlak, kejujuran, kasih sayang, serta semangat beliau dalam membangun kehidupan yang penuh keberkahan.

"Jihad pada masa sekarang tidak selalu dimaknai dengan perjuangan fisik, tetapi juga melalui upaya mengenalkan Rasulullah kepada masyarakat, menghidupkan sunnah-sunnah beliau, serta meneladani akhlaknya dalam keluarga, lingkungan, maupun kehidupan bermasyarakat," ungkap Gus Afif.

Pengajian rutin Jamaah Walisongo Wonorejo selama ini menjadi salah satu wadah pembinaan keagamaan yang konsisten menghadirkan para ulama dan pendakwah untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan semangat menuntut ilmu, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta mengamalkan ajaran Rasulullah SAW terus tumbuh di tengah kehidupan umat.

Dengan terselenggaranya pengajian secara rutin, Jamaah Walisongo Wonorejo berharap dapat terus menjadi pusat dakwah yang menghadirkan nilai-nilai Islam rahmatan lil 'alamin serta memperkuat kecintaan umat kepada Allah SWT dan Rasulullah Muhammad SAW.(bbg)

Bagikan

Berita Lainnya

Semua Berita

Berita Terkini

Semua Berita