Depok, MON – Gelombang penolakan terhadap wacana legalisasi perilaku lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) terus bermunculan di Kota Depok. setelah sebelumnya kritik disampaikan oleh pengamat pendidikan Eman Sutriadi, kini kecaman juga datang dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok.
Anggota DPRD Kota Depok, Hj. Ela Dahlia, menegaskan bahwa pihaknya tidak mentoleransi upaya apa pun yang dinilai mengarah pada pelegalan perilaku homoseksual maupun LGBT.
Menurut Ela, perilaku LGBT merupakan penyimpangan yang bertentangan dengan nilai-nilai agama serta tidak sejalan dengan sila pertama Pancasila, yakni Ketuhanan Yang Maha Esa.
"Silakan cari dalam ajaran agama mana pun yang membenarkan LGBT, pasti tidak ditemukan. Itu karena perilaku menyimpang telah nyata-nyata menjadi penyebab kerusakan di bumi," ujar Ela kepada wartawan, Kamis (02/07/2026).
Ela juga mengaitkan pandangannya dengan kisah kaum Sodom pada masa Nabi Luth Alaihissalam sebagaimana termuat dalam Al-Qur'an. Menurutnya, kisah tersebut menjadi pelajaran mengenai konsekuensi yang diterima oleh kaum yang melakukan perilaku menyimpang.
"Kalau dalam keterangan Al-Qur'an, kaum Sodom diluluhlantakkan Allah SWT akibat perilaku menyimpang (sodomi). jangan sampai UI juga diluluhlantakkan," katanya.
Lebih lanjut, Ela menilai persoalan LGBT tidak semata-mata berkaitan dengan hak asasi manusia, tetapi juga menyangkut ketentuan agama mengenai fitrah dan kodrat manusia. Ia berpandangan bahwa hubungan antara laki-laki dan perempuan merupakan ketetapan yang telah ditentukan oleh Tuhan.
"Jadi tidak ada alasan untuk dilegalkan, apalagi diberikan ruang. Kalau itu terjadi, silakan tunggu azab yang pedih," pungkasnya.(Hanny)