Semarak Hari Santri, SPEAM Pasuruan Bekali Santri dengan Literasi Digital

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarak Hari Santri, SPEAM Pasuruan Bekali Santri dengan Literasi Digital. Foto: Firnas

Semarak Hari Santri, SPEAM Pasuruan Bekali Santri dengan Literasi Digital. Foto: Firnas

PASURUAN, MON – Menyambut Hari Santri 2025, Pondok Pesantren SPEAM (Sekolah Pesantren Entrepreneur Al Ma’un Muhammadiyah) Pasuruan mengambil inisiatif untuk membekali para santri dengan kecakapan era modern melalui “Pelatihan Santri Digital”. Acara yang berlangsung pada Selasa, 21 Oktober 2025, di Pondok SPEAM Putri dan Putra ini digelar atas kolaborasi Media PasMu dengan SPEAM.

Pelatihan ini lahir dari keprihatinan terhadap pesatnya perkembangan teknologi yang telah diakses oleh Generasi Z dan Alpha. Meski pintar mengutak-atik internet, *artificial intelligence* (AI), dan media sosial, tak jarang pemanfaatannya belum tepat guna.

“Kedatangan kami ke sini dalam rangka ingin meluruskan kembali. Barangkali teman-teman belum bisa memanfaatkan media sosial, AI, ataupun internet dengan baik dan bijak,” ujar Wildan dari PasMu dalam sambutannya.

*Bedah Konten Langsung dan Strategi SEO*

Materi pelatihan disampaikan secara interaktif oleh Yogi Arfan (Mas Yogi), Pemimpin Redaksi Pasmu. Alih-alih memberikan materi presentasi yang kaku, Mas Yogi memilih untuk langsung membedah konten media sosial milik SPEAM.

“Setelah saya cek media sosialnya SPEAM, kayaknya gak usah saya buatkan materi. Jadi kita nanti langsung membedah. Membedah konten-kontennya SPEAM apa yang menjadi catatan saya, apa yang harus ditingkatkan,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Buka Pesantren Ekspo Hari Santri Tingkat Provinsi Riau Pesantren As Salam Wakili Sentajo Raya

Ia pun memperkenalkan konsep *Search Engine Optimizer* (SEO) dengan bahasa yang mudah dicerna. “Jadi ketika kita mengoptimasi kata kunci terhadap sebuah web atau artikel, artikel tersebut akan dibaca oleh mesin pencari untuk menduduki halaman pertama,” terangnya.

Dia mencontohkan, ketika seseorang mencari “organisasi Islam terbesar di Indonesia” di Google, dan yang muncul di halaman pertama adalah artikel tentang Muhammadiyah, itulah bukti keberhasilan optimasi kata kunci. Strategi ini, lanjutnya, bisa diterapkan untuk mempromosikan pesantren dengan kata kunci seperti **“pondok pesantren terbaik di Pasuruan”**, baik di judul maupun di paragraf pertama konten.

Kunci Konten Menarik dan Eksplorasi Kecerdasan Buatan

Dalam sesi bedah konten, Mas Yogi memberikan kiat menciptakan konten yang engaging. Menurutnya, detik pertama sebuah video adalah kunci penentu.

Hook (pengait) pertama itu pembuka. Kalau *hook* pertama itu menarik, pasti yang nonton akan tetap nonton. Kalau tidak menarik, pasti kebanyakan skip,” tuturnya. Ia memuji salah satu konten SPEAM yang langsung *straight to the point* dan secara visual memanjakan mata.

Pelatihan kemudian berlanjut dengan pengenalan Artificial Intelligence (AI). Peserta dikenalkan pada empat AI populer: ChatGPT, Google Gemini, Meta AI, dan model dari China seperti Gipsy (mungkin merujuk pada DeepSeek).

Baca Juga :  Atap Rumah Ambrol Diterjang Angin Kencang Dini Hari di Pasuruan

Melalui demonstrasi langsung, perbedaan karakteristik masing-masing AI ditunjukkan. Misalnya, saat diminta membuat artikel tentang “pondok pesantren terbaik di Pasuruan” dalam Bahasa Jawa, respon setiap AI berbeda. Meta AI cenderung memberi daftar tanpa sumber jelas, ChatGPT langsung memahami konteks dan menyusun paragraf pembuka dengan kata kunci, sementara Gemini dan “Gipsy” fokus pada optimasi mesin pencari.

“Jadi, AI ini bisa menjadi alat bantu, bukan pengganti. Kalian punya ide cerita, tapi bingung menuliskannya? Keluarkan idenya ke AI, biar diolah, lalu kalian yang menyempurnakannya,” pungkas Mas Yogi, mendorong santri untuk memanfaatkan AI sebagai mitra kreatif.

Pelatihan ini tidak hanya berhasil membekali santri dengan teknik digital praktis seperti SEO dan pembuatan konten, tetapi juga membuka wawasan mereka tentang potensi dan batasan teknologi AI. Dengan bekal ini, para santri SPEAM diharapkan tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga kreator konten yang cerdas dan bertanggung jawab, siap menyemarakkan Hari Santri dengan karya di dunia digital.

Laporan: Firnas Muttaqin

Editor: Redaksi

Follow WhatsApp Channel mediaonlinenasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI AL Kodaeral IV Batam Peringati Hari Dharma Samudera 2026
Hujan Lebat Picu Banjir Susulan, Kapolres Aceh Timur Siagakan Perahu Evakuasi di Sejumlah Gampong
Peringatan Isra Miraj di Desa Wanakerta Berlangsung Khidmat, Tausiah Buya Cep Jamhur Sentuh Hati, Ajis Gagap Hibur Jamaah
Nala Festival 2025: Konser Amal dan Solidaritas untuk Sumatera
Karang Taruna RT 33 Sikunir, Wadah Pemuda untuk Kemajuan Desa
BRI Cabang Cikampek Buka Peluang Karier Lewat Program Campus Hiring 2025
Mahasiswa Program Studi Akuntansi UMRI Gelar Sosialisasi Generasi Muda Tanpa Bullying di SMPN 29 Pekanbaru
AI Jadi Senjata Andalan UKM Surabaya Naik Kelas, Digital Creative Entrepreneur (DCE) Gelar Pelatihan Intensif
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:14 WIB

TNI AL Kodaeral IV Batam Peringati Hari Dharma Samudera 2026

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:00 WIB

Hujan Lebat Picu Banjir Susulan, Kapolres Aceh Timur Siagakan Perahu Evakuasi di Sejumlah Gampong

Jumat, 2 Januari 2026 - 17:40 WIB

Peringatan Isra Miraj di Desa Wanakerta Berlangsung Khidmat, Tausiah Buya Cep Jamhur Sentuh Hati, Ajis Gagap Hibur Jamaah

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:22 WIB

Nala Festival 2025: Konser Amal dan Solidaritas untuk Sumatera

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:15 WIB

Karang Taruna RT 33 Sikunir, Wadah Pemuda untuk Kemajuan Desa

Berita Terbaru

Ahmad Muzani, Ketua MPR-RI bersama Ketum PWI Pusat Akhmad Munir. Foto: Ist/MON

Nasional

Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan

Selasa, 13 Jan 2026 - 23:47 WIB

Misa Ekaristi Awal Tahun di Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat. Foto: Ist/MON

Religi

Wangi Bunga dan Cahaya Langit Iringi Misa Gunung Padang

Selasa, 13 Jan 2026 - 23:40 WIB