PASURUAN, MON – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Al Ukhuwah Kota Pasuruan pada Jumat (6/3/2026). Puluhan santri tingkat TK, SD, hingga SMP antusias mengikuti Lomba Tahfidz Al-Qur'an khusus Juz 30. Kegiatan yang digelar bertepatan dengan momen bulan Ramadan ini menjadi ajang bagi generasi muda di Kota Pasuruan untuk menguji kelancaran hafalan sekaligus memperdalam kecintaan terhadap Al-Qur'an.
Acara yang dimulai tepat waktu pada pukul 14.00 WIB ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai sekolah dan lembaga pendidikan di Pasuruan. Berdasarkan data panitia, kategori umum mencatat 56 peserta, sementara untuk tingkat SMP diikuti oleh 21 peserta. Ketepatan waktu pelaksanaan (on-time) dan keramahan dewan juri menjadi sorotan positif dari para orang tua murid yang hadir mendampingi buah hati mereka.
Ibu Titi Arofa, salah satu orang tua peserta asal Bangilan, menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi panitia dalam menyelenggarakan acara. "Pelaksanaannya sangat bagus dan tepat waktu sesuai jadwal. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa diadakan rutin setiap tahun untuk terus mengembangkan kemampuan anak-anak karena Al-Qur'an adalah pedoman selamanya," ungkap Ibu Titi, yang mendampingi putrinya mengikuti lomba.
Nada serupa disampaikan oleh orang tua lainnya yang merasa terbantu dengan adanya wadah kompetisi yang positif di bulan suci. Menurut mereka, selain sebagai ajang asah mental, lomba ini menjadi motivasi bagi anak-anak yang selama ini belajar di berbagai lembaga seperti TPQ Al-Anwar maupun Tarbiyatul Qur'an Jalan Jawa.
Sementara itu, para peserta mengaku menikmati jalannya lomba meskipun rasa tegang sempat melanda. Dzakira Talita Azzahra, siswi kelas 6 SD Pekuncen, mengaku sangat senang bisa berpartisipasi. "Jurinya ramah dan penilaiannya tidak terlalu susah. Sangat baik untuk pengalaman," ujarnya singkat. Pengalaman serupa dirasakan oleh Salwa Aufa Rayyaa, kelas 6 SD Pekuncen, peserta lainnya yang mengaku baru pertama kali mengikuti lomba tahfidz namun merasa nyaman karena suasana lomba yang kondusif dan tidak menegangkan.
Meski digelar secara sederhana di tengah suasana ramadan, antusiasme peserta tidak surut. Para orang tua berharap teknis pelaksanaan yang sudah baik, terutama dari segi manajemen waktu dan pelayanan panitia, dapat terus dipertahankan pada edisi-edisi lomba berikutnya di Kota Pasuruan.(*)