Di Hari ke 40 Istri Meninggal,Pria Ini Nekat Bunuh Diri

Kamis, 07 Mei 2026 • 12:31:06 WIB
Di Hari ke 40 Istri Meninggal,Pria Ini Nekat Bunuh Diri
Foto: Pelaku

INHU, MON – Kasus bunuh diri terjadi di desa Kerubung Jaya kecamatan Batang Cenaku kabupaten Indragiri hulu (Inhu). Kasus ini terkesan membuat kaget tetangga. Bagaimana tidak, pelaku diketahui baru saja 40 hari ditinggal istri meninggal dunia. Tiba tiba saja ia nekat bunuh diri dengan cara menggantungkan diri dengan menggunakan se utas tali.

Pelaku, Suhartono (53) adalah warga desa Kerubung Jaya. Meninggal dengan kemauan sendiri itu tepat pada hari ke 40 sepeninggalan istrinya pergi untuk selama lamanya.

" Pelaku bunuh diri pas di 40 hari meninggalnya istri " ungkap Sarji saat bersama awak media, Kamis (07/06/2026).

Kades Kerubung Jaya,Sugeng Riadi,S.Hut saat dikonfirmasi awak media ini hanya mengisyarakatkan pembenaran kejadian. Kades Pj yang satu ini juga hanya menyampaikan bahwa yang ada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) adalah Camat Batang Cenaku,Badauwanni,S.Sos.

" Yang ada di lapangan Pak Camat,beliau bertakziah juga " balasnya singkat melalui pesan WhatsApp.

Belum jelas penyebab kejadian tersebut lantaran jangkauan dan minimnya keterangan yang berhasil dirangkum wartawan. Termasuk Sekdes Kerubung Jaya Tomy Ardian yang hanya membalas pesan wartawan dengan penyampaian permintaan tunggu sebentar.

" Walaikum salam, Wait ya Pak " balas sekdes singkat dengan bahasa kerennya itu melalui pesan di selluler.

Justru keterangan lebih lanjut dan detail dipaparkan oleh Camat Batang Cenaku Badauwanni S.Sos saat dikonfirmasi awak media ini. Menurut Camat, dan menggaku dari keterangan seorang tetangga berprofesi sebagai guru sekolah memaparkan, pelaku dikenal sebagai orang yang tekun beribadah. Bahkan pelaku selalu meluangkan diri duduk berzikir di masjid selama berjam jam. Pelaku juga tergolong orang berada jika diukur disegi ekonomi.

" Kata tetangganya sih kejadian termasuk aneh, pelaku termasuk orang punya,gemar beribadah, zikir di masjid setiap saat beribadah magrib dan Isa," papar Camat.

Badau menambahkan tidak ada penyebab yang jelas atas kejadian. Namun dari penjelasan tetangganya,pelaku diduga melakukan tindakan nekat itu diakibatkan oleh rasa kecewa yang dalam,yakni faktor keluarga.

" Anaknya dua laki laki sudah menikah semua dan pelaku diduga kecewa berat lantaran tak memperoleh perhatian anak anaknya itu " papar Camat yang diakui dari cerita tetangga tetangga pelaku.(*)

Bagikan

Berita Lainnya

Semua Berita

Berita Terkini

Semua Berita