Natuna,MON -- Desa Batu Gajah memfasilitasi para pelaku usaha untuk mengikuti program sertifikasi halal melalui Lembaga Pendamping Proses Produk Halal Masyarakat (LP3HMA). Selasa, (28/10) di aula Desa Batu Gajah.
Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Natuna Hendry FN, Camat Bunguran Timur, Suparman, SE, Kabid Perindustrian Disprindagkopum Natuna, Syafei, Perwakilan DPMPTSP Natuna, dan puluhan pelaku usaha se- Desa Batu Gajah. Camat Bunguran Timur, Suparman dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para pelaku UMKM yang antusias mengikuti kegiatan tersebut. “Terima kasih kepada pelaku UMKM yang hadir dengan semangat. Saat ini, PR kita adalah bagaimana mengolah sagu menjadi produk makanan yang lebih higienis. Desa Batu Gajah merupakan salah satu penghasil sagu yang potensial untuk dikembangkan,” ujarnya. Ia juga menyambut baik adanya program sertifikasi halal gratis yang tengah digalakkan pemerintah. “Kita patut bersyukur, karena tahun ini sertifikasi halal masih gratis. Namun dikhawatirkan pada tahun 2026 mendatang program ini sudah berbayar. Jadi, ini kesempatan bagi pelaku usaha untuk segera mengurus selagi masih gratis,” tambahnya. Sementara itu, Kabid Perindustrian Disprindagkopum Natuna, Syafei, menegaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat. “UMKM sudah terbukti menjadi penopang ekonomi nasional. Sebagai mayoritas Muslim, produk makanan yang kita hasilkan harus dijamin kehalalannya, apalagi sudah ada amanat undang-undang untuk sertifikasi halal. Dengan memiliki sertifikat halal, konsumen akan lebih yakin membeli, dan pelaku usaha bisa bersaing dengan produk lainnya,” jelasnya. Dalam kesempatan yang sama, Anggota DPRD Natuna Hendry FN menyatakan dukungan penuh terhadap upaya fasilitasi tersebut. “Saya ingin memberikan motivasi dan dukungan agar pelaku usaha di Desa Batu Gajah segera mengurus sertifikat halal,” ujarnya. Hendry juga menilai bahwa Desa Batu Gajah memiliki potensi besar untuk menjadi desa percontohan produk halal. “Desa Batu Gajah ini merupakan daerah perlintasan. Ke depan, kita bisa rencanakan menjadi desa percontohan produk halal. Saya khawatir nanti akan ada program bantuan dari pemerintah pusat yang mensyaratkan sertifikat halal. Jadi mari kita persiapkan dari sekarang,” pesannya. Program sertifikasi halal ini sejalan dengan salah satu misi dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yaitu membangun dari desa dan memperkuat ekonomi umat melalui pemberdayaan UMKM. Melalui langkah konkret seperti fasilitasi sertifikasi halal, pemerintah desa turut berperan dalam mewujudkan ekonomi yang mandiri, berdaya saing, dan berkeadilan, sebagaimana visi besar pemerintahan ke depan. Diakhiri Acara, seluruh Pelaku usaha yang mengikuti sosialisasi langsung membuat NIB di Aula kantor desa, dan mendaftarkan Usahanya untuk di sertifikasi halal di LP3HMA.(*)Desa Batu Gajah Fasilitasi Pelaku Usaha Mengurus Sertifikasi Halal Bersama LP3HMA
Selasa, 28 Oktober 2025 • 17:07:37 WIB