Binton Nadapdap Tampung Apresiasi Warga Cinere dan Limo: Infrastruktur Hingga Pelayanan Publik Jadi Sorotan DPRD Depok 2026

Selasa, 19 Mei 2026 • 19:40:00 WIB
Binton Nadapdap Tampung Apresiasi Warga Cinere dan Limo: Infrastruktur Hingga Pelayanan Publik Jadi Sorotan DPRD Depok 2026
Foto: Anggota DPRD Depok Binton Jhonson Nadapdap berdialog dengan warga saat kegiatan reses Masa Sidang II Tahun 2026 di Kecamatan Cinere dan Limo.

Depok, MON – Anggota Komisi A DPRD Kota Depok, Binton Jhonson Nadapdap melaksanakan kegiatan reses Masa Sidang II Tahun 2026 di sejumlah wilayah Kecamatan Cinere dan Limo pada 5–8 Mei 2026. kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat dalam menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari persoalan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, hingga lingkungan.

Dalam setiap pertemuan, Binton menegaskan bahwa reses merupakan bagian penting dari pelaksanaan fungsi DPRD, khususnya dalam menyerap dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya masukan dan usulan yang disampaikan secara langsung selama kegiatan berlangsung.

Saat reses di wilayah Pangkalan Jati, warga mengusulkan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat yang membutuhkan perbaikan tempat tinggal. selain itu, masyarakat juga berharap adanya bantuan fasilitas sound system untuk menunjang kegiatan lingkungan dan sosial kemasyarakatan.

Warga turut menyoroti kebutuhan pembangunan saluran drainase yang telah masuk dalam Pokok Pikiran (Pokir) Tahun Anggaran 2027. di sisi lain, keterbatasan lahan pemakaman umum juga menjadi perhatian serius masyarakat setempat.


Sementara itu, dalam kegiatan reses di wilayah Meruyung, persoalan infrastruktur kembali menjadi sorotan. warga mengeluhkan kondisi Jalan Lempuyang dan Jalan Damai 3 yang rusak serta minimnya penerangan jalan umum (PJU). mereka berharap pemerintah segera melakukan perbaikan jalan dan penambahan fasilitas penerangan demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan.

Tak hanya itu, masyarakat juga menyampaikan kebutuhan tenaga guru agama Kristen di sekolah dasar wilayah Cinere serta meminta perhatian terhadap pelaksanaan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) agar berjalan lebih baik dan merata.

Dalam agenda reses lainnya di Kecamatan Cinere, warga mengeluhkan mahalnya biaya pengurusan sertifikat tanah serta kenaikan pajak yang dinilai cukup memberatkan masyarakat. permasalahan kawasan kumuh, pembangunan infrastruktur komunal, hingga kebutuhan penyediaan air bersih di wilayah perbatasan turut menjadi perhatian masyarakat dan tokoh lingkungan.

Pada kegiatan reses terakhir, warga kembali menyampaikan sejumlah persoalan terkait pelayanan BPJS Kesehatan dan pelaksanaan PPDB. selain itu, masyarakat juga mengeluhkan pengelolaan sampah swasta yang masih diwarnai dugaan pungutan liar serta kendala pelayanan pengangkutan sampah saat libur panjang Hari Raya Idulfitri.

Di tengah rangkaian kegiatan reses tersebut, suasana dialog berlangsung hangat dan penuh interaksi. setelah sesi tanya jawab, Binton Jhonson Nadapdap juga membagikan buku karya tulisnya secara langsung kepada masyarakat sebagai bentuk edukasi dan motivasi agar warga terus meningkatkan wawasan serta partisipasi dalam pembangunan daerah.

Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan warga, Binton menegaskan bahwa seluruh masukan akan menjadi perhatian dan ditindaklanjuti melalui koordinasi bersama pemerintah daerah maupun instansi terkait.

“Kami hadir untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Semua aspirasi yang disampaikan akan kami perjuangkan sesuai kewenangan dan prioritas pembangunan daerah,” ujar Binton Nadapdap.

Ia berharap kegiatan reses dapat terus menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan DPRD guna mewujudkan pembangunan yang merata dan berpihak pada kepentingan rakyat.(Hanny)

Bagikan

Berita Lainnya

Semua Berita

Berita Terkini

Semua Berita