Depok, MON – Setelah membangun rasa penasaran penonton melalui rangkaian promosinya, film Ibadah & Cinta akhirnya bersiap menyapa pecinta film Indonesia. Drama romantis garapan sutradara Jastis Arimba ini dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 24 September 2026.
Tidak sekadar menawarkan kisah percintaan, Ibadah & Cinta membawa cerita tentang pilihan hidup, keluarga, keyakinan, hingga perjalanan seseorang dalam menemukan makna cinta dan keikhlasan.
Film yang ditulis Ifan Adriansyah Ismail tersebut menghadirkan perjalanan emosional para tokohnya ketika hubungan cinta harus berhadapan dengan berbagai persoalan, termasuk tekanan keluarga, lingkungan, serta perbedaan latar belakang dan keyakinan.
Salah satu sisi yang menjadi kekuatan cerita adalah hubungan keluarga, terutama kedekatan antara anak dan orang tua. kasih sayang dalam keluarga digambarkan tidak selalu hadir melalui kata-kata, tetapi juga lewat perhatian, pengorbanan dan kehadiran di saat seseorang menghadapi persoalan hidup.
Sutradara Jastis Arimba mengatakan, film ini diharapkan tidak hanya membuat penonton mengikuti kisah cinta para tokohnya, tetapi juga mengajak mereka melihat kembali arti hubungan dengan keluarga.
“Kami ingin penonton tidak hanya melihat Ibadah & Cinta sebagai sebuah cerita tentang hubungan antara dua orang, tetapi juga melihat bagaimana keluarga, terutama hubungan anak dan orang tua, ikut membentuk perjalanan seseorang. ada banyak hal sederhana dalam hubungan keluarga yang mungkin baru kita sadari nilainya ketika kita sudah mengalaminya sendiri.” Kata Jastis,, Rabu (16/09/2026).
Hal senada disampaikan Budi Yulianto dan Avesina Soebli selaku Executive Producer. keduanya berharap Ibadah & Cinta dapat menjadi tontonan yang dekat dengan pengalaman banyak orang dalam menjalani cinta, keluarga maupun pilihan hidup.
Budi Yulianto mengatakan, setiap orang memiliki pengalaman masing-masing mengenai cinta dan keluarga. karena itu, film ini diharapkan tidak hanya dapat dinikmati sebagai hiburan, tetapi juga memberikan ruang bagi penonton untuk merefleksikan hubungan mereka dengan orang-orang terdekat.
Sementara Avesina Soebli menyoroti hubungan antara anak dan ayah yang turut dihadirkan dalam cerita. Menurutnya, hubungan tersebut menjadi bagian penting untuk menunjukkan bahwa kasih sayang keluarga terkadang justru hadir melalui hal-hal sederhana.
Harapan serupa disampaikan Arismuda Irawan dan Rendy Gunawan selaku Producer. keduanya menilai kedekatan emosional antarkarakter menjadi salah satu bagian penting dalam film yang diproduksi Sinemata Buana Kreasindo tersebut.
Arismuda mengatakan, Ibadah & Cinta tidak hanya bercerita tentang bagaimana seseorang menemukan atau mempertahankan cinta, tetapi juga tentang keluarga, kepercayaan dan proses menerima kenyataan ketika kehidupan tidak selalu berjalan sesuai keinginan.
Sementara Rendy menambahkan, hubungan anak dan ayah dalam film tersebut sengaja dihadirkan dengan pendekatan yang sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Ibadah & Cinta dibintangi sejumlah aktor dan aktris, di antaranya Achmad Megantara sebagai Rico, Indah Permatasari sebagai Santun, Mathias Muchus sebagai Kyai Umar, Elma Theana, Adhin Abdul Hakim, Berlliana Lovell, Sita Permatasari, Didi Hasyim, Irene Librawati, Jamie Aditya, dan Stevan Rizky.
Cerita berpusat pada kehidupan Rico (Achmad Megantara), seorang pemuda asal Australia yang menjalani kehidupan tanpa arah di Melbourne. hidupnya mulai berubah ketika ia bertemu dan jatuh cinta kepada Santun (Indah Permatasari).
Santun merupakan putri Kyai Umar (Mathias Muchus) dan seorang ustadzah muda yang setia menjaga tradisi pesantren. pertemuannya dengan Rico kemudian membawa perubahan besar dalam kehidupan keduanya.
Rico perlahan mulai mengenal kehidupan pesantren, belajar menjalankan ibadah, termasuk sholat, dan menemukan kembali keyakinan dalam dirinya. namun, perjalanan tersebut tidak berjalan mudah.
Cinta Rico dan Santun harus berhadapan dengan tekanan keluarga, lingkungan kampung, serta persoalan agama dan keyakinan. di tengah berbagai ujian tersebut, keduanya dihadapkan pada pertanyaan besar: apakah cinta yang mereka jalani merupakan sebuah ujian atau justru pertanda dari jalan yang harus mereka tempuh?
Melalui perpaduan drama romantis, kehidupan keluarga dan nuansa spiritual, Ibadah & Cinta berusaha menghadirkan cerita yang tidak berhenti pada persoalan siapa mencintai siapa. Film ini juga membawa penonton melihat bagaimana seseorang menghadapi pilihan, menerima kenyataan dan menemukan makna dari perjalanan hidupnya.
Film Ibadah & Cinta akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 24 September 2026. informasi terbaru mengenai film ini dapat diikuti melalui akun media sosial resmi @ibadahdancinta.film.
Tentang Sinemata Buana Kreasindo
Sinemata Buana Kreasindo merupakan kolaborasi Multi Buana Kreasindo (MBK Productions) dan Sinemata Productions yang bergerak dalam pengembangan konten, produksi hingga distribusi film.
Kolaborasi tersebut memadukan pengalaman MBK dalam storytelling dan strategi komunikasi berbasis konten dengan perjalanan Sinemata sebagai agensi marketing film yang kemudian berkembang ke bidang produksi dan distribusi. melalui kolaborasi ini, Sinemata Buana Kreasindo berkomitmen menghadirkan karya yang relevan, kuat secara cerita dan mampu menjangkau audiens yang lebih luas. (Hanny)