Bupati Suhardiman Hadiri Haul Syekh KH Abdul Malik dan Sambut 1 Muharram 1448 H di Ponpes Imam Saleh

Rabu, 17 Juni 2026 • 13:11:23 WIB
Bupati Suhardiman Hadiri Haul Syekh KH Abdul Malik dan Sambut 1 Muharram 1448 H di Ponpes Imam Saleh
Foto: Bupati Kuansing Dr. H. Suhardiman Amby, MM menghadiri Haul Syekh KH Abdul Malik dan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H di Pondok Pesantren Imam Saleh, Kecamatan Inuman, bersama jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, dan masyarakat.

KUANSING, MON – Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan mewarnai peringatan Haul Syekh KH Abdul Malik sekaligus menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Pondok Pesantren Imam Saleh, Kecamatan Inuman, Selasa (16/6/2026) malam.

Kegiatan yang digelar oleh Yayasan Syekh Haji Abdul Malik tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, MM, bersama Wakil Bupati, Sekretaris Daerah Zulkarnain, M.Si, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi H. Suhelmon, MA., C.QEM, jajaran Forkopimda, seluruh Kepala OPD, para santri dan santriwati, serta ratusan jamaah dari berbagai daerah.

Haul tersebut merupakan bentuk penghormatan dan doa bersama untuk mengenang almarhum Syekh KH Abdul Malik, yang juga merupakan ayahanda dari Bupati Kuansing, Dr. H. Suhardiman Amby, MM.

Dalam sambutannya, Bupati Suhardiman Amby mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran masyarakat yang turut mendoakan almarhum Syekh KH Abdul Malik.

“Haul ini bukan sekadar mengenang sosok ayahanda kami, tetapi juga menjadi momentum untuk meneladani perjuangan beliau dalam menegakkan syiar Islam dan membina generasi muda melalui pendidikan pesantren. Bertepatan dengan 1 Muharram, mari kita jadikan tahun baru Islam ini sebagai awal untuk memperkuat keimanan, memperbanyak amal kebaikan, serta menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Suhardiman.

Menurut orang nomor satu di Kuansing itu, nilai-nilai yang diwariskan para ulama harus terus dijaga dan diteruskan oleh generasi penerus, terutama dalam membangun masyarakat yang religius dan berakhlakul karimah.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, H. Suhelmon, MA., C.QEM, menyampaikan bahwa peringatan haul dan Tahun Baru Islam memiliki makna penting sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menjaga tradisi keilmuan yang diwariskan para ulama.

“Syekh KH Abdul Malik telah meninggalkan jejak dakwah dan pendidikan yang sangat berharga. Melalui kegiatan ini, kita diajak untuk tidak melupakan jasa para ulama sekaligus memperkuat semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik di Tahun Baru Islam 1448 Hijriah,” ungkap H. Suhelmon.

Ia menambahkan, pesantren memiliki peran strategis dalam melahirkan generasi Qurani yang mampu menjadi benteng moral dan spiritual bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan berlangsung dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, tausiyah agama, serta zikir yang diikuti dengan penuh khusyuk oleh para jamaah.

Kehadiran para tokoh daerah, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta ratusan masyarakat menunjukkan besarnya penghormatan terhadap sosok almarhum Syekh KH Abdul Malik, sekaligus menjadi simbol kuatnya semangat kebersamaan dan nilai-nilai keislaman di Kabupaten Kuantan Singingi.

Haul Syekh KH Abdul Malik yang bertepatan dengan datangnya 1 Muharram 1448 Hijriah itu pun menjadi momentum spiritual bagi masyarakat Kuansing untuk mempererat silaturahmi, mengenang jasa para ulama, serta meneguhkan tekad menuju kehidupan yang lebih baik di tahun baru Islam.(*) 

Bagikan

Berita Lainnya

Semua Berita

Berita Terkini

Semua Berita