AI Jadi Senjata Andalan UKM Surabaya Naik Kelas, Digital Creative Entrepreneur (DCE) Gelar Pelatihan Intensif

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana workshop Digital Creative Entrepreneur (DCE) Telkomsel di Surabaya, Kamis (11/12/2025), yang menghadirkan ratusan pelaku UKM untuk mengikuti pelatihan pemanfaatan AI dalam pengembangan bisnis.

Suasana workshop Digital Creative Entrepreneur (DCE) Telkomsel di Surabaya, Kamis (11/12/2025), yang menghadirkan ratusan pelaku UKM untuk mengikuti pelatihan pemanfaatan AI dalam pengembangan bisnis.

Surabaya, MON — Geliat transformasi digital di kalangan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) Indonesia semakin nyata. Berbekal kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), UKM lokal kini tak gentar bersaing di kancah global. Inilah semangat yang diusung dalam acara sosialisasi dan workshop program Digital Creative Entrepreneur (DCE), sebuah inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) dari Telkomsel melalui Digital Concierge, yang digelar di Surabaya, Kamis (11/12/2025).

Acara yang bertajuk “AI enable SMEs growth, how locals grow global” ini dihadiri ratusan pelaku UKM dari berbagai sektor, dengan fokus pada empat kategori: fashion, food and beverage, personal care, serta produk kerajinan. Program DCE tahun kelima ini secara khusus mengintegrasikan pendekatan berbasis AI untuk memperkuat kapabilitas, kreativitas, dan daya saing bisnis para peserta.

Dalam sambutannya, Andri Kurniawan, perwakilan Telkomsel, menekankan besarnya potensi sekaligus tantangan yang dihadapi UKM di era digital. “Jumlah pelaku UKM di Indonesia ada 26,5 juta. Yang telah mengakses dan mengadopsi program pelatihan teknologi seperti ini baru sekitar 9.000 dalam empat tahun. Artinya, peluang untuk berkembang masih sangat luas,” ujarnya di hadapan peserta.

Ia mengibaratkan AI sebagai pisau bermata dua. Di satu sisi, bisa dimanfaatkan untuk efisiensi, namun di sisi lain, justru bisa menjadi game changer untuk meningkatkan produktivitas secara signifikan. “AI tidak bisa menggantikan semuanya. Sentuhan manusia (human touch) tetap penting dalam pengambilan keputusan bisnis. AI hadir sebagai alat bantu,” tambah Andri.

Baca Juga :  Hujan Deras Guyur Cikarang Barat, Belasan Rumah Terendam Air

Acara ini juga menghadirkan Andry P. Santoso selaku Kepala CSR & Digital Concierge Telkomsel, yang menjelaskan visi program DCE sebagai enabler. “Kami hadir untuk memberikan pemahaman dan pembelajaran. Di era digital, sebuah produk bagus saja tidak cukup. Foto yang menarik, spesifikasi yang jelas, dan strategi pemasaran digital yang tepat adalah kunci. Melalui DCE, kami membantu UKM menguasai hal-hal tersebut,” jelas Andry.

Kisah Sukses: Dari Limbah Keramik hingga Batik Digital ke Pasar Global

Acara semakin hidup dengan kehadiran para praktisi UKM sukses yang menjadi bukti nyata manfaat digitalisasi. Raymond Tjiadi, Co-Founder Lumos Living, membagikan pengalamannya membangun brand keramik ramah lingkungan ‘Reclay’.

Raymond bercerita, tantangan terberat adalah mengolah limbah keramik yang kualitasnya tidak konsisten. “Di sinilah AI kami gunakan. Kami berdiskusi dengan AI, memberikannya prompt spesifik untuk mempelajari jurnal teknik material. Dari sana, kami mendapatkan formula clay yang tepat dari material limbah. Hasilnya, produk kami lebih kuat dan konsisten,” paparnya. Inovasi berbasis AI ini menjadi fondasi bagi mereka untuk berekspansi ke pasar digital global.

Dari sisi fashion, Anne Surya dari Batik Anne Surya, alumni DCE angkatan ke-2, membagikan strateginya menembus pasar internasional. Kunci suksesnya adalah menjaga eksistensi di dunia digital sejak awal. “Kami mulai dari media sosial, lalu merambah ke marketplace, TikTok, live shopping, dan kini AI. Prinsipnya, ikuti setiap gelombang tren digital. Eksis di platform global, maka peluang pasar global akan datang,” ujar Anne. Bisnis batiknya kini telah go international berkat strategi digital yang konsisten.

Baca Juga :  Affiliate Marketing: Revolusi Bisnis Modal Mini yang Sedang Viral, Benarkah Semudah Itu?

Program DCE: Bekal Komprehensif dari Mentoring hingga Pendanaan

Hadir sebagai narasumber, Hari (nama lengkap Hadi Sucipto), perwakilan penyelenggara DCE, memaparkan alur program yang sepenuhnya gratis ini. Pendaftaran yang dibuka melalui QR code dan website akan diseleksi secara ketat. “Tahun lalu, dari 2.700 pendaftar, hanya 500 yang masuk tahap bootcamp. Setelah melalui pembinaan dan mentoring intensif, terpilih 12 finalis yang akan digembleng lebih lanjut sebelum puncak acara Awarding Night,” jelas Hari.

Selain mendapatkan pendampingan dari para ahli dan mentor berpengalaman, peserta juga berkesempatan mendapatkan pendanaan awal (seed funding). Selama empat tahun berjalan, DCE telah membantu lebih dari 680 UKM untuk ‘naik kelas’. “Tahun ini, kami fokus membekali peserta dengan *AI tools* untuk mempercepat pertumbuhan dan memperkuat brand yang berdampak sosial,” pungkasnya.

Acara yang dimoderatori dengan interaktif ini juga dihadiri oleh Rachmad Septiarno dari Telkomsel, serta Arief Marwadi sebagai Head Mentor. Sesi tanya jawab yang antusias menunjukkan besarnya minat UKM Surabaya dan Jawa Timur untuk bertransformasi, bertahan, dan bersaing secara global dengan memanfaatkan teknologi digital dan AI sebagai tulang punggung pertumbuhan. (*)

Penulis : Firnas Muttaqin

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Rilis resmi Telkomsel - Digital Creative Entrepreneur (DCE) / MON.

Follow WhatsApp Channel mediaonlinenasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI AL Kodaeral IV Batam Peringati Hari Dharma Samudera 2026
Hujan Lebat Picu Banjir Susulan, Kapolres Aceh Timur Siagakan Perahu Evakuasi di Sejumlah Gampong
Peringatan Isra Miraj di Desa Wanakerta Berlangsung Khidmat, Tausiah Buya Cep Jamhur Sentuh Hati, Ajis Gagap Hibur Jamaah
Nala Festival 2025: Konser Amal dan Solidaritas untuk Sumatera
Karang Taruna RT 33 Sikunir, Wadah Pemuda untuk Kemajuan Desa
BRI Cabang Cikampek Buka Peluang Karier Lewat Program Campus Hiring 2025
Mahasiswa Program Studi Akuntansi UMRI Gelar Sosialisasi Generasi Muda Tanpa Bullying di SMPN 29 Pekanbaru
Sopir Langsir Batu Bara Keluhkan Rendahnya Upah Angkut PT QIN
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:14 WIB

TNI AL Kodaeral IV Batam Peringati Hari Dharma Samudera 2026

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:00 WIB

Hujan Lebat Picu Banjir Susulan, Kapolres Aceh Timur Siagakan Perahu Evakuasi di Sejumlah Gampong

Jumat, 2 Januari 2026 - 17:40 WIB

Peringatan Isra Miraj di Desa Wanakerta Berlangsung Khidmat, Tausiah Buya Cep Jamhur Sentuh Hati, Ajis Gagap Hibur Jamaah

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:22 WIB

Nala Festival 2025: Konser Amal dan Solidaritas untuk Sumatera

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:15 WIB

Karang Taruna RT 33 Sikunir, Wadah Pemuda untuk Kemajuan Desa

Berita Terbaru

Ahmad Muzani, Ketua MPR-RI bersama Ketum PWI Pusat Akhmad Munir. Foto: Ist/MON

Nasional

Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan

Selasa, 13 Jan 2026 - 23:47 WIB

Misa Ekaristi Awal Tahun di Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat. Foto: Ist/MON

Religi

Wangi Bunga dan Cahaya Langit Iringi Misa Gunung Padang

Selasa, 13 Jan 2026 - 23:40 WIB