Walikota Pasuruan Ajak Masyarakat Jaga Kota Santri Melalui Doa Bersama

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 Oktober 2025 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Pasuruan Adi Wibowo memberikan sambutan dan mengajak warga Pasuruan untuk Jogo Kota Pasuruan Aman di acara Istighosah dan Doa Bersama depan Kantor Walikota Pasuruan, Jalan Pahlawan, pada Senin malam (13/10). Foto: Firnas Muttaqin/MON

Walikota Pasuruan Adi Wibowo memberikan sambutan dan mengajak warga Pasuruan untuk Jogo Kota Pasuruan Aman di acara Istighosah dan Doa Bersama depan Kantor Walikota Pasuruan, Jalan Pahlawan, pada Senin malam (13/10). Foto: Firnas Muttaqin/MON

Pasuruan, MON – Walikota Pasuruan, Adi Wibowo, memimpin acara Istighosah dan Doa Bersama bertajuk “Jogo Kota Pasuruan Aman” di depan Kantor Walikota Pasuruan, Jalan Pahlawan, pada Senin malam (13/10).

Acara tersebut menjadi manifestasi dari komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat modal sosial dan spiritual dalam menjaga kondusivitas kota.

Lebih dari 300 elemen masyarakat hadir, menunjukkan tingginya komitmen bersama lintas sektor. Tampak hadir Wakil Walikota, jajaran Forkopimda (termasuk Kapolres dan Dandim), Ketua DPRD, serta perwakilan ulama dari berbagai organisasi keagamaan besar seperti NU dan Muhammadiyah. Selain itu, perangkat daerah, anggota TNI/Polri, Banser, hingga utusan RT/RW turut serta, melambangkan guyub rukun (kebersamaan) seluruh warga kota.

Warisan Kota Santri dan Keharmonisan

Dalam sambutannya, Walikota Adi Wibowo menyampaikan rasa syukur atas anugerah kebersamaan dan kerukunan yang telah terjalin di Pasuruan. Ia menekankan bahwa keharmonisan ini adalah warisan luhur dari para kiai, habaib, dan pendahulu, yang menjadikan Pasuruan dikenal sebagai Kota Santri.

Baca Juga :  Bupati Natuna Dukung Pembangunan Koperasi Merah Putih untuk Kuatkan Ekonomi Desa

“Kita bersyukur diwarisi oleh para kiai, para habaib dengan warisan kebersamaan, warisan Kota Pasuruan sebagai kota santri yang mesti kita jaga bersama-sama,” ujar Walikota.

Menurutnya, tanpa doa dan ikhtiar bersama, cita-cita mewujudkan Pasuruan sebagai kota yang harmonis, indah, dan maju hanya akan menjadi angan-angan belaka. Walikota secara khusus berterima kasih kepada seluruh organisasi keagamaan—termasuk PCNU, Pimpinan Daerah Muhammadiyah, LDII, dan Al-Irsad—yang memiliki komitmen kuat untuk menjaga persatuan dan kesatuan.

Keamanan Tanggung Jawab Kolektif

Inti dari pesan Walikota adalah penguatan peran masyarakat sipil dalam menjaga ketertiban. Ia mengingatkan bahwa tantangan setiap zaman berbeda, dan di masa kini, menjaga kondusivitas adalah kunci pembangunan.

Walikota secara tegas menyatakan bahwa keamanan dan ketertiban bukan semata-mata tanggung jawab aparat penegak hukum (TNI/Polri), melainkan tanggungjawab seluruh warga.

Baca Juga :  Kontras Pembangunan Jatim: Data Gini Turun, Infrastruktur Daerah Merana

“Keamanan, ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat semata, tapi tentu menjadi tanggung jawab kita semuanya. Kalau masing-masing individu mampu istiqomah, insya Allah manifestasi sosial di Kota Pasuruan akan terwujud,” jelasnya.

Melalui ikhtiar spiritual seperti istighosah ini, Walikota berharap persatuan dan kesatuan yang telah terjalin baik dapat terus menjadi jangkar bagi perencanaan pembangunan. Doa bersama ini menjadi ikrar untuk menjaga anugerah perbedaan sebagai kekuatan dan kekayaan Kota Pasuruan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan istighosah dan doa yang dipimpin oleh para ulama, menandai komitmen bersama seluruh elemen Pasuruan untuk mewujudkan cita-cita “Kota Santri yang berakhlakul karimah” dan memastikan kota tetap aman dari segala ancaman dan hambatan. (*)

Penulis: Firnas Muttaqin

Editor: Ifan Ar Azun

 

Follow WhatsApp Channel mediaonlinenasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-76 Kavaleri, Yonkav 11/MSC Gelar Trauma Healing untuk Anak Korban Banjir di Aceh Tamiang
Jaga Kelestarian Pesisir, Prajurit TNI AL Satrol Kodaeral IV Gelar Aksi Bersih Pantai
TNI AL Kodaeral Iv Hadiri Press Release Penggagalan Penyelundupan 104 Ribu Benih Bening Lobster
Pemko Lhokseumawe Tinjau Pengungsian Blang Naleung Mameh, Air Bersih 10 Ribu Liter Disalurkan
RSUI Gelar Donor Darah Bersama PMI Kota Depok Sebagai Wujud Kepedulian Sosial
Gebyar Al Kautsar 2026: Sinergi Mewujudkan Generasi “Anak Indonesia Hebat” di Kota Pasuruan
Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan
HUB UMKM Banten Gelar Pelatihan dan Sosialisasi Sertifikasi Halal Gratis bagi UMKM Cipondoh, Tangerang
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:01 WIB

HUT ke-76 Kavaleri, Yonkav 11/MSC Gelar Trauma Healing untuk Anak Korban Banjir di Aceh Tamiang

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:56 WIB

Jaga Kelestarian Pesisir, Prajurit TNI AL Satrol Kodaeral IV Gelar Aksi Bersih Pantai

Rabu, 4 Februari 2026 - 22:29 WIB

TNI AL Kodaeral Iv Hadiri Press Release Penggagalan Penyelundupan 104 Ribu Benih Bening Lobster

Rabu, 4 Februari 2026 - 18:20 WIB

Pemko Lhokseumawe Tinjau Pengungsian Blang Naleung Mameh, Air Bersih 10 Ribu Liter Disalurkan

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:18 WIB

RSUI Gelar Donor Darah Bersama PMI Kota Depok Sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Berita Terbaru