JEDDAH - PSSI resmi melayangkan protes keras kepada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) usai laga perdana Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Timnas Indonesia vs Arab Saudi di Stadion King Abdullah, Jeddah, Rabu (8/10/2025).
Protes tersebut dipicu oleh laporan adanya perlakuan tidak menyenangkan terhadap suporter dan keluarga pemain timnas Indonesia yang hadir di stadion.
Sekitar 4.000 pendukung Garuda dilaporkan telah datang sejak sore hari, namun banyak yang kesulitan masuk ke area pertandingan. Beberapa bahkan baru bisa memasuki stadion setelah laga berjalan cukup lama.
Lebih parahnya lagi, keluarga sejumlah pemain turut mengalami tindakan yang dinilai tidak pantas dari petugas keamanan setempat.
Istri gelandang Thom Haye, Bibeche Riva, yang sedang hamil enam bulan, mengalami kram akibat terlalu lama berdiri di luar stadion. Sementara ibu Jay Idzes hampir menjadi korban kekerasan fisik oleh aparat keamanan.
Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji, menyatakan sudah menyampaikan protes langsung kepada AFC dalam rapat koordinasi pertandingan (Match Coordination Meeting) menjelang laga berikutnya melawan Irak.
“Banyak laporan dari suporter Indonesia yang tidak bisa masuk ke stadion. AFC menyebut mereka salah pintu, padahal suporter sudah mengikuti arahan sesuai tiket,” ujar Sumardji, Jumat (10/10/2025).
Sementara itu, komentator sepak bola Indonesia Malik Wildan yang turut hadir di lokasi menilai situasi di luar stadion sangat tidak kondusif.
“Banyak suporter dilempar dari satu gerbang ke gerbang lain, termasuk keluarga pemain. Situasi sempat berbahaya,” katanya.
Atas kejadian ini, PSSI menuntut AFC untuk memberikan evaluasi terhadap panitia pelaksana pertandingan (LOC) Arab Saudi agar kejadian serupa tidak terulang.
Timnas Indonesia sendiri kalah 2-3 dari Arab Saudi, dan akan melanjutkan perjuangan menghadapi Irak pada laga berikutnya di Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.**