Program UHC Dihapus, Pemkot Depok Bangun Jalan Menuju Balaikota

Jumat, 06 Februari 2026 • 13:29:00 WIB
Program UHC Dihapus, Pemkot Depok Bangun Jalan Menuju Balaikota
Foto: Lapangan Depok Open Space (DOS). Foto: Hanny/MON

Program UHC Dihapus Pemkot Depok Bangun Jalan Menuju Balaikota

Depok, MON -- Rencana pembangunan jalan baru dari Jalan Margonda Raya menuju kantor Balaikota Depok dinilai warga hanya menghamburkan dana. Sementara kegiatan untuk warga miskin melalui program Universal Health Coverage (UHC) dihapuskan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

“Pembangunan di Pemkot Depok semakin amburadul, bukan malah bertambah bagus dengan adanya Jalan baru akses menuju Gedung Baliaikota Depok dari Jalan Margonda Raya bila memang dilaksanakan, ” ujar Kondang Budiman, warga Depok Dua Tengah, Kamis (05/02/2026).

Program tersebut bukan menambah kenyamanan warga Depok, tapi malah terkesan menghabiskan dana untuk kegiatan yang tidak perlu dilaksanakan, setelah kegiatan untuk masyarakat miskin melalui kesehatan atau program UHC dihapuskan.

Menurut dia, harusnya Wali Kota Depok beserta jajarannya fokus terhadap pelayanan masyarakat baik kesehatan, sampah buangan dan pendidikan yang masih carut marut dalam satu tahun ini. “Rencana itu pembangunan jalan baru menuju Kantor Balaikota nantinya tembus langsung di kantor Dinas Pemadaman Kebakaran (Damkar) walikota,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Tata Bangunan pada Disrumkim Kota Depok, Suwandi, mengatakan pembangunan jalan itu dirancang untuk mempermudah ASN atau masyarakat ketika beraktivitas di lingkungan Balai Kota setelah adanya Depok Open Space (DOS) yang banyak diminati warga Depok setiap hari.

“Jalan baru ini nantinya akan menjadi akses utama ASN masuk dan keluar Balai Kota. Sedangkan jalan tengah yang saat ini digunakan akan difokuskan sebagai jalur VIP,” katanya.

Pembukaan jalan ini juga bertujuan untuk mempermudah mobilitas ketika ada acara di lapangan Depok Open Space (DOS). Kalau ada kegiatan di lapangan DOS, kendaraan bisa langsung masuk tanpa harus memutar dari belakang Perpustakaan Kota, ujarnya. “Tidak itu saja lapangan DOS juga akan diganti rumput sintetis, sehingga lebih nyaman untuk berbagai aktivitas,” tambah Suwandi.

Namun demikian, rencana pembangunan jalan baru tersebut mendapat sorotan dari elemen masyarakat. Sekretaris Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Lokomotif dan Pembangunan (LSM Gelombang), Fiqih Nurshalat, mengatakan rencana pembangunan jalan baru yang dimaksud merupakan skema yang keliru bahkan sulit terwujud ditengah ramai dengan isu penghapusan program Universal Health Coverage (UHC).

“Seperti menyakiti hati masyarakat kecil ya. Program UHC dihapus, tapi pemerintah mau bangun jalan untuk membatasi status sosial, eksekutif mau semakin eksklusif,” pungkasnya.

Bagikan

Berita Lainnya

Semua Berita

Berita Terkini

Semua Berita