Audensi DJP - PT Icon Tech Asia, Bahas Info Pajak International

Selasa, 02 Desember 2025 • 10:55:35 WIB
Audensi DJP - PT Icon Tech Asia, Bahas Info Pajak International
Foto: Kiri ke kanan Robby Soemodihardjo, Kiriil Brobikov, Mekar Satria Utama, Maloy Valerie

Jakarta, MON -- Direktur Perpajakan International DJP, Mekar Satria Utama, menerima permohonan audensi dari President Direktur PT Icon Tech Asia (PMA), Kiriil Brobikov yang didampingi komisaris Robby Soemodihardjo dikantor Direktorat Jenderal Pajak International, Senin 1 Desember 2025.

Audensi itu membahas tentang perkembangan info pajak International bagi para perusahaan modal asing di Indonesia. Hal itu sekaligus menyampaikan pesan bahwa di setiap daerah provinsi di Indonesia terdapat kantor pajak Pratama yang dapat melayani secara optimal dan assessment masing-masing perusahaan PMA.

Pada audensi itu, Mekar Satria menyampaikan hal besaran nilai pajak bisa berbeda sesuai model bisnis yang dijalankan sesuai ijin atau KBLI yang didaftarkan awal pada BKPM.

Dia juga mengatakan, bagi pelaku usaha untuk tidak ragu berkonsultasi di kantor Pajak Pratama terdekat untuk mengetahui pajak apa saja yang melekat dari suatu model usaha. "Dan jangan menjadikan pajak sebagai obstacle keraguan berinvestasi. Sesuai tugas kami di perpajakan International adalah merumuskan dan melaksanakan kebijakan di bidang perpajakan International. Negara dalam hal ini pajak tentunya berlandaskan kebijkan dalam perumusan suatu aturan pajak adanya dan jauh dari kata memberatkan. Apabila pelaku investasi ragu karena pajak maka edukasinya yang harus disampaikan," ujarnya.

Mekar Satria menambahkan, kemudahan pajak banyak sekali yang sudah dilakukan, kawasan ekonomi khusus (KEK) salah satunya menjadi acuan kemuduhan pajak berusaha bagi investasi luar negeri.

Dia berharap dengan adanya audensi ini akan lebih mempermudah para pelaku usaha terutama yang dilaksanakan bersama PT. Icon Tech Asia.

"Dengan adanya audensi ini sebetulnya bagian dari tugas kami yaitu pemberian bimbingan teknis dan supervisi dibidang perpajakan pada sektor international," ujar Mekar Satria menutup audensi tersebut.

Bagikan

Berita Lainnya

Semua Berita

Berita Terkini

Semua Berita