Akibat Luapan Kali Cikarang. BPBD Kab. Bekasi: 7 Kecamatan di Bekasi Terendam Banjir

Minggu, 02 November 2025 • 12:11:13 WIB
Akibat Luapan Kali Cikarang. BPBD Kab. Bekasi: 7 Kecamatan di Bekasi Terendam Banjir
Foto: Kondisi banjir di Kampung Keramat, Desa Karangbaru, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Mencapai setinggi lutut pria dewasa. Foto: Azis/MON

Kabupaten Bekasi, MON -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat telah melakukan penanganan banjir di 7 (tujuh) kecamatan yang terdampak luapan Kali Cikarang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi Dodi Supriadi mengatakan sejumlah upaya sudah dilakukan, meliputi pengiriman pompa air ke Perumahan Arthera Hill Serang Baru, tenda pengungsi ke Cikarang Barat, evakuasi warga, dan pemasangan tenda pengungsi di Cikarang Utara.

Selain itu, bantuan logistik juga sudah didistribusikan ke lokasi bencana. "Tim kami masih di lapangan memantau dan membantu warga," katanya.

Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi tercatat 7 (tujuh) kecamatan di daerah itu terendam banjir dengan ketinggian bervariasi akibat hujan intensitas tinggi sejak Jumat (31/10/25) malam serta luapan Kali Cikarang.

"Hingga Sabtu petang, ketinggian air di sejumlah titik pada tujuh wilayah kecamatan terdampak masih berkisar 30 hingga 80 cm," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi; Muchlis.

Ia mengimbau masyarakat tetap waspada karena curah hujan tinggi masih berpotensi mengguyur wilayah setempat dalam beberapa hari ke depan.Kesiapsiagaan itu, kata dia, diperlukan guna meminimalisasi dampak bencana.

Warga setempat yang sudah terbiasa menerima kiriman air luapan Kali Cikarang ini, terpantau meningkatkan kesiagaan. Barang-barang berharga mereka sudah diamankan begitu melihat tanda-tanda banjir.

Salah seorang warga Kampung Keramat, Desa Karangbaru, Kec. Cikarang Utara yang terdampak bencana itu, Ibu Nana, menyebut banjir di wilayah itu bukan hal baru, bahkan sudah tiga kali terjadi sepanjang tahun ini.

"Banjir kiriman dari wilayah lain. Air Kali Cikarang naik secara bertahap sampai meluap ke permukiman warga, tapi kali ini cepat banget prosesnya," katanya.

Dirinya mengaku banjir terjadi bukan akibat hujan lokal melainkan kiriman air dari arah Bogor yang mengalir ke wilayah Cikarang hingga meluap ke permukiman warga.

Sementara dari tujuh kecamatan itu adalah: Serang Baru, Cikarang Selatan, Cikarang Barat, Cikarang Utara, Sukatani, Karangbahagia, dan Cibitung.

Bagikan

Berita Lainnya

Semua Berita

Berita Terkini

Semua Berita