MON – Real Madrid mengakhiri tren negatif atas rival abadinya, Barcelona, dengan kemenangan 2-1 pada laga El Clásico pertama musim ini di Stadion Santiago Bernabéu, Minggu (26/10).
Kemenangan ini sekaligus memperlebar keunggulan Madrid menjadi lima poin atas Barcelona setelah menjalani 10 pertandingan LaLiga.
Pertandingan berlangsung intens sejak peluit babak pertama dibunyikan, diwarnai tekanan tinggi dan permainan cepat dari kedua tim.
Madrid memulai laga dengan percaya diri setelah hanya sekali kalah dari 13 pertandingan di semua kompetisi, sementara Barcelona berusaha bangkit dari performa tidak konsisten dalam beberapa pekan terakhir.
Tim tuan rumah memimpin lebih dulu melalui aksi Kylian Mbappé pada menit ke-22. Penyerang asal Prancis itu menuntaskan kerja sama apik dengan Jude Bellingham, yang mengirimkan umpan terukur ke dalam kotak penalti.
Gol ini menegaskan dominasi Madrid di babak pertama setelah dua keputusan awal penalti dan gol tuan rumah dibatalkan melalui VAR.
Namun keunggulan Madrid tidak bertahan lama. Barcelona berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-38 lewat tembakan Fermín López yang memanfaatkan kemelut di depan gawang. Skor 1-1 membuat laga kembali terbuka, dengan kedua tim saling menekan di sisa babak pertama.
Menjelang turun minum, Bellingham kembali menjadi pembeda. Gelandang asal Inggris itu mencetak gol kedua Madrid pada menit ke-43 setelah memanfaatkan bola pantul di depan gawang, membawa Los Blancos unggul 2-1 sekaligus menutup babak pertama dengan keunggulan tipis.
Di babak kedua, pertahanan Madrid tampil solid, sementara serangan balik mereka tetap berbahaya melalui kecepatan Vinícius Júnior dan Mbappé.
Menjelang akhir laga, tensi pertandingan meningkat. Pedri mendapat kartu merah setelah pelanggaran keras, dan sempat terjadi keributan antara pemain kedua tim. Vinícius dan Yamal sempat terlibat adu argumen sebelum dilerai rekan setim masing-masing. Situasi panas itu mencerminkan tensi klasik pertemuan dua raksasa Spanyol.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-1 untuk Madrid tidak berubah. Hasil ini memutus empat kekalahan beruntun Madrid atas Barcelona di berbagai kompetisi dan memperkokoh posisi mereka di puncak klasemen LaLiga.
9 Kemenangan dari 10 Laga
Bagi Xabi Alonso, kemenangan ini menjadi modal penting untuk menjaga momentum positif timnya. Madrid kini mencatatkan sembilan kemenangan dari sepuluh laga musim ini, dengan satu-satunya kekalahan terjadi saat derby melawan Atlético Madrid pada September lalu.
Sementara itu, bagi Barcelona, kekalahan ini menjadi yang ketiga musim ini di semua ajang, setelah sebelumnya tumbang dari Paris Saint-Germain di Liga Champions dan Sevilla di LaLiga.
Tekanan pun meningkat bagi pelatih Hansi Flick untuk segera mengembalikan stabilitas permainan timnya.
Meski gagal membawa pulang poin, Barcelona tetap menunjukkan perlawanan ketat di Bernabéu. Dengan musim yang masih panjang, rivalitas kedua klub raksasa ini diyakini akan kembali memanas pada pertemuan berikutnya di Camp Nou.(*)