Demi Gizi Anak Anak, Ibu Ibu Minta Monitoring MBG Serius

Penulis: Budiono, SH  •  Senin, 01 Juni 2026 | 13:15:00 WIB
Makanan sajian.

INHU, MON –  Berbagai apresiasi masyarakat mengalir menyikapi realisasi program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG). Tak hanya apresiasi, namun penilaian juga himbauan masyarakat juga mengalir bebas menyikapi program yang satu ini.

Banyak dapur bersama Satuan Pelayanan Perbaikan Gizi (SPPG) berteletek di seantero Nusantara hingga ke pelosok dan ceruk wilayah negri tercinta,dengan tujuan memperbaiki gizi anak anak bangsa.

Tentulah hal ini menjadi perhatian serius masyarakat khususnya bagi penerima manfaat. Seperti halnya anak anak sekolah,lansia dan ibu ibu hamil.

Hingga para ibu ibu pun otomatis akan menjadi hakim dalam kegiatan ini. Istilahnya mereka pastinya akan lebih perduli terhadap kualitas MBG itu sendiri mengingat program tersebut sudah barang tentu jadi kiblat kebutuhan gizi anak anaknya juga buat mereka yang masuk jadi penerima manfaat.

Seorang ibu rumah tangga, DW (48) mengatakan pelayanan MBG harus prima sebab menyangkut perhatian gizi anak anak juga ibu hamil. Menurut DW yang juga warga desa Bukit Lipai kecamatan Batang Cenaku kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) mengatakan jangan sampai tujuan baik pemerintah menjadi kacau.

Misal, dalam menyajikan menu makanan atau mempersiapkannya. Menurut DW, maklum pekerjaan yang satu ini menyangkut makanan sehat, tentu butuh kewaspadaan tinggi, khususnya dalam menyajikan makanan yang sehat dan segar.

Menurutnya, makanan yang bakal disajikan buat anak anak sekolah itu memerlukan penanganan yang tepat. Misal, kapan waktu memasaknya dan kapan jadwal pendistribusiannya.

" Memang ada sih sekali kali kata anak tentang lauk yang basi, tapi ya sekali aja itu, ga selalu " ucap DW.

Menanggapi hal tersebut beberapa ibu ibu di desa juga menghimbau petugas ataupun pihak pengelola MBG langsung agar bisa monitoring serius. Seperti halnya penyampaian RN (35) yang mengaku khawatir jika pengawasan MBG tidak ketat dilakukan.

" Semoga pengawasan MBG berjalan teliti " harapnya saat bersama awak media ini.

Koordinator Kecamatan MBG terkait, Robi Andika saat dikonfirmasi awak media belum lama ini mengatakan jika urusan tersebut berada ditangan pihak lain. Berikut kutipan Robi saat diwawancarai wartawan melalui pesan medsosnya ;

" Pagi Bang... Hanya sekedar ingin tau nih. Maaf..maaf. 

Mau tanya nih , adakah menu istimewa di MBG itu BG atau menu makanan itu sudah ada ketentuannya, misal nasi sayur dan telur,atau mi keju dan bubur.

Kemudian sebelum di sajikan apakah makanan itu ada yang melakukan cek atau pemeriksaan sebagai makanan aman dikonsumsi ? 

Ok bang cuma itu aja siapa tau saya juga bisa bantu peningkatan buat prestasi MBG" tanya awak media ini kepada Robi selaku korcam di MBG kecamatan Batang Cenaku.

" Pagi pak, untuk menu itu yg nentukan pengawas gizi pak namun berdasarkan juknis, sebelum disajikan atau disalurkan ke penerima maanfaat, pengawas gizi uji arganoleptik terlebih dahulu pak " balas Robi.(*)

Reporter: Budiono, SH
Back to top