Aktifkan Monitor Lingkungan Desa

Penulis: Budiono, SH  •  Senin, 18 Mei 2026 | 11:35:00 WIB
PJ Kades Bukit Lipai, Pestaria,A.Md.Keb saat dilantik jabatan oleh Camat setempat

BATANG CENAKU, MON – Walau fungsi dan wewenang aparatur desa telah di atur dalam Setandar Oprasional Prosedur (SOP), namun masyarakat tetap meminta monitor aktif dilakukan oleh siapapun kepala atau pemangku kedudukan di lingkungan desa.

Khususnya untuk lingkungan dusun di sebuah desa. Dimana dusun adalah sebagian ceruk wilayah yang terdapat di dalam desa, maka sudah barang pasti ceruk itu meski memperoleh perhatian pemerintahan yang lebih tinggi.

Tak hanya itu, di tingkat keamanan juga ketertiban juga menjadi pedoman buat kinerja pemerintahan setempat. Mengapa ? Karena di lingkungan seperti inilah sesuatu yang tak diinginkan oleh masyarakat kerap terjadi.

Bertamu mengatas namakan keluarga, mampir mengatas namakan sahabat dan singgah mengatas namakan musafir kerap terjadi dan ada di lingkungan kecil. Padahal, ketidakbaikan timbul karena lingkungan itu telah lepas dari kontrol atau monitor.

Seperti halnya di lingkungan dusun 03 desa Bukit Lipai kecamatan Batang Cenaku kabupaten Indragiri hulu (Inhu). Dimana lingkungan ini warga berharap monitor secara instan yang dilakukan oleh kepala dusun.

Monitor yang dimaksud adalah perhatian 1x24 jam yang dianggap sebagai dasar dan upaya penertiban dan keamanan lingkungan itu sendiri. Monitor aktif disini juga memiliki arti adanya pemimpin yang di tempat dan selalu kontak langsung dengan masyarakat.

" Ya, walaupun tugas dan wewenang kepala dusun itu sudah diatur dalam SOP, namun siapa yang akan menyalahkan kepala dusun jika ia mengajak warganya duduk duduk barang sebentar dengan tujuan pembahasan baik buat lingkungan untuk ke depan " papar Budi (46), warga dusun 03 desa Bukit Lipai saat bersama awak media ini, Senin (18/05/2026) sekira pukul 09.00 WIB di rumahnya.

Adi (32) juga mengungkapkan hal senada. Seorang kepala dusun meski jeli memonitor lingkungan. Sebab, kata Adi, Kepala dusun atau Kadus itu adalah kepala lingkungan kecil yang sejatinya bisa menjadi awal kebaikan juga bisa jadi awal keburukan buat seluruh desanya.

Adi menambahkan, jika Kadus tidak monitor lingkungannya dengan baik, maka apa yang terjadi ? Harapan warga akan pupus terkait keinginan memiliki lingkungan yang tertib dan aman.

" Misal, bahaya narkoba, atau setidaknya kasus moral dan pengaruh negatif akan dianggap sepele oleh warga dan akhirnya membesar lalu memalukan " ujar Adi berpendapat.

Kades Bukit Lipai, dalam hal ini PJ Kades, Pestaria,A.Md.Keb saat dikonfirmasi awak media ini melalui selluler dalam keadaan sibuk, hingga hingga berita ini dinaikan, kades belum menyempatkan diri membalas chat wartawan terkait komitmen kerjanya sebagai pucuk pimpinan desa saat ini.(*)

Reporter: Budiono, SH
Back to top