PASURUAN, MON – Suasana syahdu menyelimuti kediaman Wakil Wali Kota Pasuruan pada Jumat siang, 27 Maret 2026. Di tengah momentum bulan Syawal 1447 H, puluhan anggota Perkumpulan Warga Usia Lanjut Indonesia (PWULI) Kota Pasuruan hadir memenuhi undangan silaturahmi yang penuh kekeluargaan.
Acara halalbihalal ini menjadi istimewa dengan kehadiran Hj. Fitri Iswarita Muhammad Nawawi, S.H., M.H., istri dari Wakil Wali Kota Pasuruan, H. Muhammad Nawawi. Dengan pembawaan yang santun namun jenaka, sosok yang akrab disapa Neng Fitri ini menjadi pusat perhatian dan pemberi semangat bagi para lansia yang hadir.
Sosok Ibu yang Mengayomi
Membuka sambutannya, Neng Fitri menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin atas nama pribadi, keluarga, maupun Pemerintah Kota Pasuruan. Ia sempat berkelakar mengenai namanya yang identik dengan momen Idulfitri.
"Nama saya Fitri, jadi dipanggil lagi (saat Lebaran). Meskipun sudah punya cucu, hati harus tetap suci," ujarnya disambut tawa hangat para hadirin.
Ia juga menyampaikan salam dari sang suami, Bapak Wakil Wali Kota, yang berhalangan menemani hingga akhir acara karena harus menyambut tamu kedinasan dari Banjarmasin. Meski demikian, absennya sang suami tidak mengurangi kehangatan pertemuan tersebut.
Pesan Kebahagiaan: Lansia Harus Mandiri dan Bermanfaat
Fokus utama Neng Fitri dalam arahannya adalah kesejahteraan psikologis para lansia. Selaras dengan slogan organisasi bahwa lansia harus "Bahagia, Mandiri, dan Bermanfaat", ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan pikiran yang positif.
"Yang utama adalah kesehatan. Bapak-Ibu harus selalu bahagia. Saya doakan semua urusan lancar, rezeki halal, dan anak cucu menjadi kebanggaan yang saleh-salehah," tuturnya dengan penuh ketulusan.
Momen Spesial di Hari Raya Kedua
Ada fakta menarik yang terungkap dalam pertemuan tersebut. Neng Fitri berbagi cerita bahwa dirinya lahir pada tanggal 2 Syawal (H+1 Lebaran). Hal ini menambah makna mendalam bagi kehadirannya di tengah para lansia, seolah merayakan hari lahirnya dengan berbagi keberkahan kepada mereka yang dituakan di Kota Pasuruan.
Ketua rombongan lansia dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada Neng Fitri. Baginya, keterbukaan kediaman Wakil Wali Kota bagi warga usia lanjut adalah bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan sosial dan penghormatan kepada orang tua.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan bersalam-salaman. Raut wajah ceria terpancar dari para anggota Perkumpulan WULAN (Warga Usia Lanjut) saat meninggalkan kediaman, membawa pesan optimisme bahwa usia senja di Kota Pasuruan tetap bisa dijalani dengan penuh martabat dan kebahagiaan.(*)