NATUNA, MON – Djoko Suprianto (47), salah seorang warga Kecamatan Sedanau, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, mengeluhkan layanan PLN yang buruk dalam beberapa hari terakhir.
Djoko Suprianto, menyatakan bahwa lampu di rumahnya hanya hidup selama 3 jam dalam sehari, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.
Demikian dikatakan Djoko, saat dihubungi media ini melalui pesan WhatsApp, Rabu malam (18/2/2026).
"Ketika lampu mati, wifi di rumah saya tidak bisa digunakan, tulis Djoko.
Dirinya yang bekerja sebagai nelayan sampai saat ini belum bisa melaut selama 5 hari, karena tidak ada penjual es batu akibat mati lampu.
"Saya melaut pulang setiap hari meskipun pulang setiap hari tentunya juga harus membawa es agar hasil tangkapan ikan tidak cepat busuk," kata dia.
Untuk mempertahankan hidup sehari-hari Djoko mengaku dirinya harus banyak bersabar dan mencari tempat hutang demi keluarga.
"Yang saya sampaikan ini, memang terjadi dengan saya saat ini bang," jawabnya.
Disisi lain Djoko, berharap Bupati Natuna, bisa meninjau ke Sedanau dan mendengar keluhan langsung masyarakat tentang masalah PLN ini," ujarnya.
Djoko juga mempertanyakan janji PLN yang sebelumnya menyatakan bahwa masalah listrik akan normal pada 7 Februari, namun kenyataannya lebih parah.
"Kami berharap ada perbaikan layanan PLN agar kami bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan normal," pintanya. (Zn)
Penulis: Marzani