Habib Luthfi bin Yahya Kukuhkan Pengurus PC JATMA Aswaja Kota Bogor Masa Khidmat 2026–2031

Penulis: Bambang Wijanarko  •  Minggu, 08 Februari 2026 | 20:58:00 WIB
Habib Luthfi bin Yahya mengukuhkan Pengurus PC JATMA Aswaja Kota Bogor masa khidmat 2026–2031 dalam prosesi khidmat di Bogor, Minggu (8/2/2026).

BOGOR, MON -- Komitmen penguatan spiritualitas dan nasionalisme di Kota Bogor semakin menguat. Rais ‘Aam sekaligus Ketua Umum PB Jam’iyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah Ahlussunnah wal Jama’ah (JATMA Aswaja), Maulana Habib Luthfi bin Yahya, secara resmi mengukuhkan jajaran Pengurus Cabang (PC) JATMA Aswaja Kota Bogor masa khidmat 2026–2031, Minggu (8/2/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat sejak pukul 14.00 WIB ini menjadi momentum penting bagi para pengamal thariqah di Kota Hujan. Dalam prosesi tersebut, KH Ahmad Abdul Wafa Dipamenggala dikukuhkan sebagai Ketua PC JATMA Aswaja Kota Bogor, didampingi H Dudi Hermawan, ST sebagai Sekretaris, serta KH Dr Syamsul Rizal, MA sebagai Bendahara. Sinergi Ulama dan Umaro Struktur kepengurusan periode ini memperlihatkan sinergi kuat antara ulama dan unsur pemerintah. Wali Kota Bogor, H Didie Abdu Rachim, MA, didapuk sebagai A’wan (Dewan Pakar/Pembina). Sementara posisi Rois Irsyad wa Nasihah diamanahkan kepada Syech Hakim TB Agus Fauzan, cicit ulama legendaris Bogor, Mama Falak Pagentongan. Ketua Panitia Pelantikan, Gus Turmudi dari Pesantren Al-Ghazali, menyampaikan bahwa kehadiran Habib Luthfi di tengah rangkaian kegiatan kebangsaan di Bogor awal tahun ini menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan tarekat dalam menjaga keutuhan NKRI. Pesan Spiritual dan Pemberdayaan Ekonomi Dalam arahannya, Maulana Habib Luthfi bin Yahya menekankan pentingnya kesucian hati bagi setiap pengurus dan anggota. “Bersihkan hati untuk menuju jalan yang lurus kepada Allah SWT. Pengurus JATMA Aswaja harus menjadi jembatan ke arah itu serta mampu memberi teladan yang baik,” tegasnya. Senada, Wali Kota Bogor, H Didie Abdu Rachim, berharap organisasi ini tidak hanya fokus pada aspek ritual, tetapi juga sosial dan ekonomi. “Semoga jamaah JATMA Aswaja dapat berperan aktif dalam pembangunan keagamaan dalam arti luas, termasuk pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya. Fokus JATMA Aswaja JATMA Aswaja dikenal sebagai “rumah besar” bagi para pengamal thariqah mu’tabarah berhaluan Ahlussunnah wal Jama’ah. Dengan kepengurusan baru ini, organisasi diharapkan mampu memperkuat ukhuwah Islamiyah dan nasionalisme, serta menghadirkan kemaslahatan nyata bagi masyarakat Kota Bogor dalam lima tahun ke depan.(*)

Reporter: Bambang Wijanarko
Back to top