Malang, MON -- AR Learning Center (ARLC) merupakan lembaga pendidikan dan pusat pembelajaran yang didirikan oleh Mas Andre Hariyanto bersama beberapa rekan yang memiliki visi untuk mencetak generasi kreatif dan berdaya saing. Lembaga ini fokus pada bidang pendidikan jurnalistik, pelatihan content creator, serta pengembangan kemampuan public speaking.
Berbeda dengan lembaga pendidikan lainnya, AR Learning Center menerapkan sistem kaderisasi khusus yang bertujuan membentuk mental dan karakter para peserta agar siap terjun langsung ke masyarakat.
Lembaga ini juga menyediakan kelas belajar online dan offline, yang bisa dipilih sesuai kebutuhan peserta. Selain itu, AR Learning Center memberikan sertifikat pelatihan resmi bagi peserta yang telah menyelesaikan program sebagai bentuk pengakuan kompetensi di dunia kerja.
Beberapa program unggulan yang ditawarkan antara lain:
Pelatihan sumber daya manusia (Human Resource)
Pelatihan pajak dan keuangan
Pelatihan hukum dasar
Pelatihan jurnalistik
Pelatihan public speaking dan presenter
Pelatihan menjadi trainer profesional
Saat ini, AR Learning Center tengah membuka penawaran spesial bagi masyarakat yang ingin bergabung dan mengembangkan potensi diri melalui program-program unggulan tersebut.
Sementara itu, Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara (YPPN) yang juga dipimpin oleh Mas Andre Hariyanto bergerak di bidang sosial, kemanusiaan, dan keagamaan.
Dalam bidang sosial, YPPN mengadakan berbagai pelatihan pengembangan diri; di bidang kemanusiaan, yayasan ini aktif memberikan bantuan kepada lembaga yang menangani tuna wisma dan fakir miskin; sedangkan di bidang keagamaan, YPPN berperan dalam pelatihan keagamaan, pendirian rumah tahfidz, taman pendidikan Al-Qur’an, serta kegiatan studi banding agama.
Mas Andre Hariyanto menyebutkan, visi YPPN dan AR Learning Center adalah “menjadi lembaga yang bermanfaat bagi masyarakat serta berkontribusi positif untuk umat.”
“Tujuan kami, insya Allah, sangat mulia. Kami ingin membangun SDM yang multitasking, sesuai dengan perkembangan zaman, namun tetap dalam koridor pengkaderan yang kuat,” ujar Mas Andre.(*)