Haul ke-148 Raden Saleh, Tokoh Seni dan Dakwah yang Menginspirasi Generasi Bangsa

Penulis: Bambang Wijanarko  •  Kamis, 23 April 2026 | 21:52:00 WIB
Suasana Haul ke-148 Raden Saleh Syarif Bustaman di kawasan makam Bogor Selatan.

Bogor, MON – Peringatan Haul ke-148 Raden Saleh Syarif Bustaman digelar khidmat pada Kamis, 23 April 2026, di kawasan Makam Raden Saleh, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur masyarakat, tokoh agama, serta pejabat daerah.

Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor, Abdul Wahid, S.Ag., M.Si., Danramil 06-02 Bogor Selatan (Kodim 0606/Kota Bogor) Kapten Arm Hermawan, serta Ketua JATMA Bogor. Kehadiran mereka menambah khidmat suasana haul yang sarat nilai sejarah dan spiritual.

Dalam sambutannya, Abdul Wahid menyampaikan bahwa sosok Raden Saleh Syarif Bustaman merupakan figur yang patut dijadikan inspirasi oleh generasi muda masa kini. Menurutnya, ketokohan Raden Saleh dalam bidang seni lukis tidak hanya mengharumkan nama bangsa, tetapi juga menunjukkan pentingnya dedikasi dan prestasi dalam bidang yang digeluti.

“Raden Saleh patut menjadi inspirator bagi generasi muda untuk terus berprestasi sesuai bidangnya masing-masing, sekaligus membawa nama baik bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Habib Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya mengungkapkan bahwa Raden Saleh tidak hanya dikenal sebagai pelukis besar, tetapi juga sebagai tokoh yang berdakwah melalui jalur kesenian. Ia menanamkan nilai-nilai kecintaan terhadap bangsa dan tanah air melalui karya-karyanya.

“Beliau berdakwah dan menanamkan rasa cinta kepada bangsa dan tanah air melalui seni. Ini menjadi teladan bahwa dakwah bisa dilakukan melalui berbagai cara,” tutur Habib Luthfi.

Adapun nama lengkap Raden Saleh adalah Sayyid Saleh bin Husein bin Awwudh bin Hasan bin Hasan bin Idrus bin Muhammad bin Hasan bin Yahya. Ia dikenal sebagai pelopor seni lukis modern di Indonesia yang karyanya diakui hingga mancanegara.

Peringatan haul ini tidak hanya menjadi momentum mengenang jasa dan keteladanan Raden Saleh, tetapi juga sebagai upaya menumbuhkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap budaya bangsa di tengah masyarakat, khususnya generasi muda.(Bbg)

Reporter: Bambang Wijanarko
Back to top