INHIL – Riuh keceriaan, semangat kebersamaan, dan jiwa sportivitas mewarnai Bumi Perkemahan Gembira, Lincah, Optimis dan Rajin (GELORA) di Kecamatan Tempuling. Selama empat hari, 3–6 September 2026, ratusan anggota Pramuka dari berbagai pangkalan berkumpul, berkemah, berkreasi, dan berkompetisi dalam rangka memperingati HUT ke-65 Gerakan Pramuka.
Kegiatan yang digelar Kwartir Ranting (Kwarran) 02.01 Kecamatan Tempuling tersebut diikuti sebanyak 220 peserta dari 11 pangkalan, mulai dari jenjang SD, SMP, MTs, SMA hingga SMK se-Kecamatan Tempuling.
Mengusung semangat Gembira, Lincah, Optimis dan Rajin (GELORA), kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang perkemahan dan perlombaan, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda agar semakin mandiri, disiplin, kompak, kreatif, dan bertanggung jawab.
Berbagai kegiatan dan perlombaan digelar untuk mengasah keterampilan serta menumbuhkan jiwa sportivitas para peserta. Suasana kebersamaan, keceriaan, dan persaudaraan pun menjadi warna utama selama berlangsungnya Bumi Perkemahan GELORA.
Kegiatan dibuka oleh Camat Tempuling, Hj. Salawati, dan turut dihadiri Ketua Kwarran 02.01 Kecamatan Tempuling Mulyani, perwakilan Lembaga Pendidikan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Indragiri Hilir, Waka Bina Muda, Kapolsek Tempuling, Koordinator Wilayah Pendidikan Tempuling, Lurah Tanjung Pidada, Kepala Desa Mumpa, Ketua Lembaga Adat Melayu Riau Kecamatan Tempuling, para kepala sekolah se-Kecamatan Tempuling, tokoh masyarakat, serta tokoh agama.
Ketua Kwarran 02.01 Kecamatan Tempuling, Mulyani, menyampaikan bahwa Bumi Perkemahan GELORA menjadi momentum penting dalam memperingati HUT ke-65 Gerakan Pramuka sekaligus memberikan pengalaman positif bagi para peserta.
“Semoga kegiatan ini dapat memberikan pengalaman dan pembelajaran yang bermanfaat bagi seluruh peserta. Kami berharap semangat Pramuka terus tumbuh dan menjadi bagian dalam membentuk generasi muda yang lincah, optimis, rajin, mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab,” harap Mulyani.
Api Unggun, Hangatkan Persaudaraan
Salah satu momen yang paling dinanti dalam Bumi Perkemahan GELORA adalah upacara api unggun. Di tengah suasana malam perkemahan, seluruh peserta berkumpul dalam suasana penuh keakraban.
Api unggun menjadi simbol semangat dan persaudaraan yang terus menyala di antara anggota Pramuka. Momen tersebut sekaligus mempererat kebersamaan antara peserta, pembina, panitia, dan seluruh unsur yang mendukung kegiatan.
Hadiah untuk Peserta Berprestasi
Setelah seluruh rangkaian perlombaan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras, kreativitas, keterampilan, kekompakan, dan sportivitas yang telah ditunjukkan para peserta.
Bagi para peserta, kemenangan bukan satu-satunya tujuan. Pengalaman, persahabatan, keberanian, dan kebersamaan yang diperoleh selama mengikuti perkemahan menjadi bagian penting dari pembelajaran.
Ditutup dengan Semangat Baru
Rangkaian Bumi Perkemahan GELORA kemudian ditutup melalui upacara penutupan pada 6 September 2026.
Upacara penutupan secara resmi ditutup oleh Ketua Kwarran 02.01 Kecamatan Tempuling, Mulyani. Dalam kesempatan tersebut, disampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta, pembina, panitia, serta seluruh pihak yang telah mendukung dan menyukseskan kegiatan.
Berakhirnya perkemahan bukan berarti berakhirnya semangat kepramukaan. Nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan diharapkan terus dibawa dan diterapkan oleh para peserta dalam kehidupan sehari-hari.
Bumi Perkemahan Gembira, Lincah, Optimis dan Rajin (GELORA) pun meninggalkan cerita tentang kebersamaan, persahabatan, prestasi, dan pengalaman berharga bagi 220 peserta.
Dengan semangat GELORA, Gerakan Pramuka di Kecamatan Tempuling diharapkan terus tumbuh dan melahirkan generasi muda yang gembira, lincah, optimis, rajin, mandiri, berkarakter, serta siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.(*)