Maulid Nabi di Masjid Agung Ar-Raudha, PLT Bupati H. Muklisin Ajak ASN Teladani Akhlak Rasulullah

Penulis: Roni Mesra  •  Kamis, 03 September 2026 | 00:32:28 WIB
Pj Sekda Kuansing Drs. Muradi, M.Si menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Agung Ar-Raudha.

Teluk Kuantan, MON – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dengan penuh khidmat di Masjid Agung Ar-Raudha, Rabu (2/9/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dihadiri PLT Bupati Kuansing H. Muklisin yang diwakili Pj Sekda Kuansing Drs. Muradi, M.Si, Kepala Kantor Kementerian Agama Kuansing H. Suhelmon, M.A., C.QEM, seluruh Kepala OPD, unsur Forkopimda, serta seluruh staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuansing.

Peringatan Maulid Nabi tahun ini diisi dengan tausiah oleh Ustad Encik Ivan Marfikuila, B.E.S, yang dikenal sebagai “Ustadz Ungu”. Dalam tausiah tersebut, jamaah diajak untuk kembali mengingat perjuangan, keteladanan, serta akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam menjalani kehidupan.

Pj Sekda Kuansing Drs. Muradi, M.Si mengatakan, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum bagi seluruh jajaran Pemkab Kuansing untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah.

“Kita berharap melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kita semua dapat mengambil keteladanan dari Rasulullah. Beliau mengajarkan kejujuran, amanah, kedisiplinan, kepedulian dan bagaimana memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Nilai-nilai itulah yang harus kita implementasikan dalam menjalankan tugas pemerintahan,” ujar Muradi.

Menurutnya, semakin kuat nilai-nilai keagamaan dan keteladanan Rasulullah diterapkan, maka akan semakin baik pula kualitas pelayanan aparatur kepada masyarakat.

Sementara itu, Ustadz Ungu, Encik Ivan Marfikuila, B.E.S, dalam tausiah menyampaikan bahwa kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus dibuktikan melalui perilaku dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalau kita mengaku cinta kepada Rasulullah, maka pertanyaannya sederhana: sudahkah akhlak Rasulullah ada dalam diri kita? Cinta kepada Nabi bukan hanya dengan memperbanyak ucapan, tetapi bagaimana kita mencontoh kejujuran beliau, amanah beliau, kasih sayang beliau dan cara beliau memperlakukan sesama manusia,” tuturnya.

Ia juga mengajak seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat Kuansing menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam membangun kehidupan yang lebih baik.

“Jadikan Maulid ini bukan hanya peringatan, tetapi perubahan. Pulang dari masjid ini, mudah-mudahan ada akhlak yang kita bawa, ada kebaikan yang kita mulai dan ada kebiasaan buruk yang kita tinggalkan,” pesan Ustadz Ungu.(MK)

Reporter: Roni Mesra
Back to top