RSUI Selenggarakan Seminar Medis Penanganan Deteksi Dini Celah Bibir dan Langit, Dorong Kolaborasi Multidisiplin

Penulis: Diana Hanny A.G  •  Selasa, 09 Juni 2026 | 18:11:07 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, dr. Devi Mayori, M.K.M., bersama narasumber dan peserta saat Seminar Medis Penanganan Celah Bibir dan Langit yang diselenggarakan RSUI di Auditorium Gedung Anggrek, Sabtu (6/6/2026).

Depok, MON – Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) menyelenggarakan seminar medis bertajuk “Pendekatan Multidisiplin dalam Penanganan Celah Bibir dan Langit: Peran Deteksi Dini Prenatal hingga Tata Laksana Holistik pada Balita” pada Sabtu (06/06/2026) di Auditorium Lantai 4 Gedung Anggrek RSUI.

Kegiatan ini menghadirkan tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk dokter, dokter gigi, dan bidan, untuk memperdalam pemahaman mengenai penanganan celah bibir dan langit secara komprehensif mulai dari masa prenatal hingga masa tumbuh kembang anak.

Seminar dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, dr. Devi Mayori, M.K.M. Dalam sambutannya, dr. Devi menekankan pentingnya kolaborasi lintas profesi dalam mendukung deteksi dini, tata laksana yang tepat, serta pendampingan berkelanjutan bagi pasien dengan celah bibir dan langit.

Celah bibir dan langit merupakan kondisi bawaan yang memerlukan penanganan jangka panjang oleh berbagai disiplin ilmu kesehatan. Oleh karena itu, pendekatan multidisiplin menjadi kunci dalam memastikan pasien memperoleh pelayanan yang optimal, mulai dari diagnosis, tindakan medis dan bedah, rehabilitasi, hingga pemantauan tumbuh kembang.

Dalam seminar ini, peserta mendapatkan pemaparan dari sejumlah narasumber multidisiplin, yaitu Dr. drg.Dwi Ariawan, MARS, Sp.B.M.M.(K), Prof. Norifumi Nakamura, DDS, Ph.D, drg. Muhammad Sulaiman Kusuma Adiwirya, MM., Sp.Ort(K), drg. Amrita Widyagarini, Sp.KGA., K-AIBK.,Ph.D, dr. Natasya Prameswari, Sp.OG, dr. Rilie Armeilia, Sp.A, dr. Amien Suharti, Sp.KFR, serta Ranum Muntazila, A.Md.Keb., S.K.M.

Berbagai topik dibahas dalam seminar ini, mulai dari pentingnya deteksi dini prenatal, peran dokter kandungan dalam identifikasi faktor risiko, tata laksana bedah dan ortodonti, perawatan kesehatan gigi anak, rehabilitasi medik, hingga dukungan berkelanjutan bagi pasien dan keluarga.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan melalui sesi diskusi interaktif yang membahas berbagai tantangan dan perkembangan terkini dalam penanganan celah bibir dan langit. Forum ini juga menjadi sarana berbagi pengalaman dan praktik baik dalam memberikan pelayanan yang berpusat pada pasien.

Melalui penyelenggaraan seminar ini, RSUI menegaskan komitmennya sebagai rumah sakit pendidikan dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, serta penguatan kolaborasi multidisiplin guna mewujudkan pelayanan kesehatan yang komprehensif dan berkualitas bagi masyarakat.(Hanny) 

Reporter: Diana Hanny A.G
Back to top