Penutupan Pelatihan Tata Boga Khusus Disabilitas, PDC Dorong Peserta Mengoptimalkan Peluang Usaha

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 10 November 2025 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Patra Drilling Contractor (PDC), Fitra Adzira, bersama Kepala PPKD Jakarta Timur, Teguh Hendarwan, dan perwakilan Dinas Sosial Kecamatan Matraman, Nawi, berfoto bersama peserta Pelatihan Tata Boga Khusus Disabilitas usai penutupan kegiatan di Aula PPKD Jakarta Timur, Rabu (5/11/2025).

Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Patra Drilling Contractor (PDC), Fitra Adzira, bersama Kepala PPKD Jakarta Timur, Teguh Hendarwan, dan perwakilan Dinas Sosial Kecamatan Matraman, Nawi, berfoto bersama peserta Pelatihan Tata Boga Khusus Disabilitas usai penutupan kegiatan di Aula PPKD Jakarta Timur, Rabu (5/11/2025).

Jakarta, MON — PT Patra Drilling Contractor (PDC) resmi menutup program Pelatihan Tata Boga Khusus Disabilitas yang telah berlangsung selama sepuluh hari (23 Oktober – 5 November 2025) di Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur.

Pelaksana Tugas Direktur Utama PDC Fitra Adzira menyampaikan apresiasi kepada pihak PPKD Jakarta Timur atas fasilitas dan pelaksanaan pelatihan yang sangat baik. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti program pelatihan dengan tekun dan disiplin.

Fitra menjelaskan, program pemberdayaan sahabat disabilitas ini merupakan inisiatif PDC untuk memberikan dukungan dan kesempatan kepada kelompok rentan agar lebih mandiri.

“Harapannya, dengan pelatihan ini seluruh peserta pelatihan telah mendapatkan ilmu dan pengetahuan yang cukup, sehingga bisa memulai, mengembangkan, dan mengelola usaha sendiri dengan baik,” jelas Fitra.

Momen kebersamaan di akhir Pelatihan Tata Boga Khusus Disabilitas yang digelar PDC bersama PPKD Jakarta Timur. Semangat dan senyum para peserta menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk terus berkarya dan mandiri.

Pelatihan Tata Boga Khusus Disabilitas diikuti sembilan peserta yang merupakan penyandang tuna rungu, tuna wicara, dan tuna grahita dari wilayah Kecamatan Matraman Jakarta Timur.

Baca Juga :  Pastikan Arus Penumpang Terkendali Aman Jelang Liburan Natal, Kapolda Metro Jaya Tinjau Kesiapan Personil Pengaman di Bandara Soeta

Selain pelatihan, program ini juga memberikan bantuan sarana dan prasana usaha agar peserta mempunyai modal dasar untuk berusaha.

Usai pelatihan pun peserta masih akan mendapatkan program pendampingan selama satu bulan. Tujuannya untuk memperkuat pondasi teori yang telah diterima selama pelatihan ke praktek usaha sesungguhnya.

Kepala PPKD Jakarta Timur Teguh Hendarwan mengapresiasi langkah kolaboratif yang dilakukan PDC. Menurutnya, belum banyak perusahaan yang menyentuh disabilitas. Terlebih selain membekali peserta dengan pelatihan, PDC juga memberikan sarana untuk memulai usaha.

Usai pelatihan ini, ia meyakini peserta percaya diri jika ingin menjalankan usaha di bidang kuliner, terlebih akan mendapat program pendampingan.

“Keterampilan teknis yang peserta pelatihan terima bisa menjadi modal dasar untuk melakukan atau membuat sesuatu, tetapi kepercayaan diri itu yang akan menjadi penggerak jika ingin berusaha,” tegasnya.

Baca Juga :  53 Calon Anggota Ikuti OKK PWI Jaya di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan

Apresiasi sama disampaikan Camat Matraman Bambang Pangestu, diwakili Kasatpel Dinas Sosial Kecamatan Matraman, Nawi.

“Kami berterima kasih atas kepedulian PDC untuk kalangan disabilitas di lingkungan Matraman. Dengan ini diharapkan mereka dapat mengembangkan potensi dan keterampilannya agar semakin mandiri serta meningkatkan kemampuan daya saingnya di masyarakat,” tutur Nawi.

Di kesempatan terpisah, Corporate Secretary PDC Ani Aryani menegaskan, program pelatihan tata boga ini berfokus pada memberdayakan orang dengan disabilitas agar dapat mandiri secara ekonomi dan sosial.

Dari program ini, PDC berharap sahabat disabilitas dapat memanfaatkan akses-akses usaha yang memungkinkan untuk menopang kemandirian ekonominya.

“Lebih jauh, semoga manfaat yang diperoleh tidak berhenti pada diri sendiri, tetapi juga nantinya untuk keluarga dan masyarakat,” tutup Ani.**

Penulis : Ifan Ar Uzan

Follow WhatsApp Channel mediaonlinenasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Menkomdigi di HPN: Kepercayaan Publik Tak Boleh Kalah oleh Algoritma
Resmi! Lampung Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Porwanas 2027
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Akan Hadir dalam Dialog Kebudayaan PWI Pusat -HPN 2026 di Banten
PWI Umumkan Juara 1 Anugerah Jurnalistik 2026, Karya Humanis Rekam Peran Polri di Tengah Masyarakat
HPN 2026 di Banten, PWI Salurkan Ribuan Sembako, Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Catat Tanggalnya! HPN Banten 2026, PWI Pusat Gelar Bakti Sosial, Termasuk Penyaluran 3.000 Paket Sembako
Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri 
Dewan Pers Sosialisasikan Pendataan Media Massa pada HPN 2026 di Banten
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:47 WIB

Pesan Menkomdigi di HPN: Kepercayaan Publik Tak Boleh Kalah oleh Algoritma

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:09 WIB

Resmi! Lampung Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Porwanas 2027

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:24 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Akan Hadir dalam Dialog Kebudayaan PWI Pusat -HPN 2026 di Banten

Jumat, 6 Februari 2026 - 02:00 WIB

PWI Umumkan Juara 1 Anugerah Jurnalistik 2026, Karya Humanis Rekam Peran Polri di Tengah Masyarakat

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:31 WIB

HPN 2026 di Banten, PWI Salurkan Ribuan Sembako, Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Berita Terbaru