Jakarta, MON — Serikat Pekerja Mandiri (SPM) Hotel Gran Melia Jakarta menyelenggarakan Musyawarah Anggota ke-IX. Acara ini berlangsung di Hotel Gran Melia Jakarta, Jalan H.R. Rasuna Said Kav. X-0, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, 12950.
Musyawarah Anggota SPM Hotel Gran Melia Jakarta ini mengusung tema “Bergerak Bersama, Berjuang Bersama untuk Kesejahteraan Anggota”, hal ini mencerminkan semangat kolektif para pekerja dalam memperkuat persatuan dan memperjuangkan hak-hak buruh di sektor perhotelan.
Acara yang dihadiri oleh para anggota, pengurus, dan perwakilan federasi ini menjadi momentum penting bagi keberlanjutan perjuangan organisasi. Dalam agenda utama musyawarah, dilakukan pemilihan ketua serikat pekerja periode 2025–2028, yang akhirnya menetapkan Bro. H. Imron sebagai Ketua SPM Hotel Gran Melia Jakarta terpilih.
Dalam sambutannya, H. Imron menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan oleh para anggota. Ia berjanji akan menjaga amanah ini dengan penuh tanggung jawab serta berkomitmen membangun kepengurusan yang solid, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan anggota.
“Saya berharap kepengurusan ke depan dapat bekerja dengan semangat kebersamaan. Tantangan dunia kerja di industri perhotelan semakin berat, mulai dari tekanan efisiensi, fleksibilitas kerja, hingga dinamika sistem kontrak yang kian kompleks. Namun dengan kebersamaan, kita pasti mampu melewatinya,” ujarnya dalam kata sambutana pertamanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya penguatan posisi tawar pekerja, peningkatan kesejahteraan, dan perlindungan hak-hak normatif di tengah ketatnya persaingan industri jasa perhotelan. Imron juga menaruh harapan besar agar manajemen dan pekerja dapat terus membangun hubungan industrial yang harmonis, adil, dan saling menghormati.
Acara yang berlangsung penuh rasa kebersamaan ini ditutup dengan doa bersama dan seruan untuk terus memperkuat solidaritas di antara anggota serikat pekerja. Semangat “Bergerak Bersama, Berjuang Bersama” diharapkan menjadi kompas perjuangan SPM Hotel Gran Melia Jakarta dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan yang dinamis dan terus berubah.
Laporan : M Husni Mubarok
Editor: Ifan Ar Uzan








