Mewujudkan Lansia Bermartabat: Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) S1 Kota Pasuruan Resmi Dibuka

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Pasuruan
H. Adi Wibowo, S.TP.,M.Si

Walikota Pasuruan H. Adi Wibowo, S.TP.,M.Si

PASURUAN, MON — Semangat belajar tidak mengenal batas usia. Hal ini terpermin jelas dalam acara pembukaan Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) Level Standar 1 (S1) Kota Pasuruan Tahun 2026 yang digelar meriah pada Senin pagi di Kota Pasuruan. Acara ini menandai dimulainya perjalanan ratusan lansia di Kota Pasuruan untuk menjadi pribadi yang lebih sehat, mandiri, aktif, dan produktif, Senin (26/1/2026).

Dihadiri langsung oleh Wali Kota Pasuruan, H. Adi Wibowo, S.TP., M.Si., bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pasuruan, Suryani Firdaus Adi Wibowo, acara ini juga mendapat dukungan penuh dari Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur yang dihadiri oleh Plh. Kepala Perwakilan, Sukamto, S.E., M.Si.

Testimoni Keajaiban “Hormon Kebahagiaan

Testimoni:
Ayu Setio Purwanti
Siswi S2 kelas Purutkembang

Salah satu momen paling menyentuh adalah testimoni dari Ayu Setio Purwanti, siswi S2 kelas Purutkembang yang baru saja menyelesaikan jenjang S1. Ayu mengakui bahwa awalnya ia sempat skeptis dan menolak bergabung karena merasa sudah cukup dengan pendidikan formal di masa mudanya.

“Dulu saya pikir di sini cuma nyanyi-nyanyi dan joget saja. Tapi setelah mengikuti, saya sadar di sinilah tempat yang tepat untuk berproses menuju tua,” ungkap Ayu. Ia menjelaskan bahwa kurikulum Selantang yang mencakup tujuh dimensi lansia tangguh mampu memicu hormon endorphin dan dopamine yang membuat para lansia merasa bahagia dan berdaya.

Ayu juga menceritakan betapa antusiasnya para siswa, termasuk seorang rekan sekelasnya yang telah berusia 80 tahun namun tidak pernah absen meski dalam kondisi fisik yang kurang fit. “Bagi kami, wisuda mengenakan toga bukan sekadar seremonial, tapi bukti bahwa usia bukan batasan untuk mencari ilmu,” tambahnya.

Skala Besar: 805 Lansia Kembali ke Bangku Sekolah

Direktur Indonesia Ramah Lansia (IRL) Kota Pasuruan, Ir. Siti Zunia, M.M., dalam laporan pendidikannya memaparkan lonjakan minat masyarakat terhadap program ini. Berdasarkan data rekrutmen periode September hingga Desember 2025, jumlah siswa baru level S1 mencapai 390 orang yang terbagi dalam 9 kelas baru.

“Dengan tambahan siswa S1 tahun ini, total seluruh siswa Selantang Kota Pasuruan di tahun 2026 mencapai 805 orang, yang tersebar di 24 kelas (S1, S2, dan S3),” lapor Siti Zunia.

Profil siswa tahun ini pun sangat beragam dan inspiratif:

Baca Juga :  Karang Taruna RT 33 Sikunir, Wadah Pemuda untuk Kemajuan Desa

– Siswa Tertua: Ibu Sanikyah dari Kelurahan Sebani yang berusia 90 tahun. Beliau adalah mantan istri kepala desa yang hingga kini masih aktif bekerja sebagai tenaga pijat.

– Latar Belakang Siswa: Terdiri dari 56% ibu rumah tangga, 26% wirausaha, dan 18% pensiunan.

– Motivator Unik: Menariknya, salah satu siswa S1 tahun ini adalah Edy Prianto, mantan Camat Tosari (Kabupaten Pasuruan), yang memilih bergabung untuk memberikan motivasi bagi lansia lainnya.

Sinergi untuk Lansia Berkualitas

Keberhasilan program Selantang di Kota Pasuruan tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor. Siti Zunia memberikan apresiasi tinggi kepada berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, hingga dukungan perbankan seperti Bank Jatim. Sebelum pembukaan dimulai, para calon siswa bahkan difasilitasi dengan pemeriksaan kesehatan gratis oleh tim medis.

Sekolah ini menawarkan konsep pendidikan yang unik: gratis, tanpa tugas yang memberatkan, dan fokus pada kebahagiaan serta kemandirian. Melalui Selantang, Pemerintah Kota Pasuruan berharap dapat mengubah paradigma masa tua dari masa yang pasif menjadi masa yang “Bermartabat”— Bersama Masyarakat Tetap Giat dan Hebat.

Data Utama Selantang Kota Pasuruan 2026:

– Total Siswa: 805 orang (24 Kelas).

– Siswa Baru S1: 390 orang (9 Kelas).

– Jenjang Pendidikan: S1 (Standar 1), S2 (Standar 2), S3 (Standar 3).

– Fokus Kurikulum: Kesehatan, Teknologi, Sosial, dan Psikologi Lansia.

Bonus Demografi Kedua: Peluang di Balik Struktur Penduduk Tua

Plh. Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur
Sukamto, SE, MSi

Plh. Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Sukamto, S.E., M.Si., memaparkan data krusial mengenai pergeseran demografi. Saat ini, jumlah lansia di Indonesia telah mencapai hampir 12% atau sekitar 33,94 juta jiwa. Pada tahun 2045, diprediksi satu dari lima penduduk Indonesia adalah lansia.

“Struktur penduduk dikatakan tua jika populasi lansia di atas 7%. Jawa Timur sendiri sudah mencapai 15,38%,” ujar Sukamto. Namun, ia menekankan bahwa angka ini adalah indikator keberhasilan. Usia harapan hidup di Kota Pasuruan bahkan mencapai *74 tahun*, melampaui rata-rata provinsi yang berada di angka 72 tahun.

Menurutnya, Selantang adalah solusi non-formal untuk menjaga kualitas hidup lansia agar tetap mandiri dan tidak menjadi beban, melainkan menjadi “bonus demografi kedua”.

Baca Juga :  Dibanjiri 1.875 Pelamar, Job Fair Pasuruan Bukti Komitmen Serap Tenaga Kerja Lokal

Visi “Lansia EMAS” dan Program Makan Bergizi Gratis

Wali Kota Pasuruan, H. Adi Wibowo, S.TP., M.Si., dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas antusiasme para peserta. Ia menceritakan momen haru sekaligus jenaka saat mengetahui beberapa lansia sudah hadir di lokasi sejak pukul 05.00 WIB, padahal acara baru dimulai pukul 08.00 WIB.

“Ini bukti semangat mereka luar biasa. Kita yang muda bisa kalah telak,” canda Mas Adi, sapaan akrabnya.

Selain memperkenalkan istilah Lansia EMAS, Wali Kota juga membawa kabar baik mengenai rencana penguatan gizi bagi lansia. “Tahun 2026 ini, kami berharap program Makan Siang Bergizi Gratis (MBG) juga bisa menyasar para lansia, selain ibu hamil dan anak-anak. Anggarannya sedang disinergikan,” ungkapnya.

Beliau menegaskan bahwa membangun infrastruktur sosial (SDM) jauh lebih menantang daripada membangun infrastruktur fisik. “Membangun gedung ada duitnya langsung jadi. Tapi membangun semangat dan kemandirian lansia melalui Selantang, itulah investasi masa depan yang sesungguhnya.”

Kemandirian dan Produk Kreatif Selantang

Selantang Kota Pasuruan kini tidak hanya fokus pada materi di kelas. Sekolah ini mulai bertransformasi menjadi komunitas yang berdaya secara ekonomi. Dalam acara tersebut, produk kalender karya siswa Selantang mulai dipasarkan secara mandiri.

“Selantang hari ini menjadi role model di Jawa Timur. Mereka tidak hanya belajar, tapi juga berdaya dengan produk-produk kreatif untuk menunjang kemandirian organisasi,” tambah Mas Adi.

Momen Haru: Simbolis bagi Akung dan Uti Tertua

Penyematan Tanda Peserta secara simbolis.
1. Akung Rikat Mono (72 tahun). Perwakilan dari Kelurahan Bugul Lor.
2. Uti Sanikyah (90 tahun). Siswa tertua dari kelurahan Sebani yang tetap enerjik meski hampir memasuki usia satu abad.

Puncak acara ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis kepada:

– Akung Rikat Mono (72 tahun): Perwakilan dari Kelurahan Bugul Lor.

– Uti Sanikyah (90 tahun): Siswa tertua dari Kelurahan Sebani yang tetap enerjik meski hampir memasuki usia satu abad.

Momen ini menjadi pengingat bahwa usia hanyalah angka, dan belajar adalah tugas sepanjang hayat. Dengan dibukanya kelas S1 bagi 375 siswa baru dan kelanjutan kelas S3 bagi 154 siswa, Kota Pasuruan optimis menyongsong tahun 2026 dengan lansia yang lebih bermartabat.

Catatan Menarik: Meski dalam konteks “Sekolah”, istilah S1, S2, dan S3 di sini merujuk pada jenjang Standar kurikulum Selantang, bukan gelar akademis formal, guna memudahkan penjenjangan kompetensi para lansia.(*)

Penulis : Firnas Muttaqin

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel mediaonlinenasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUB UMKM Banten Gelar Pelatihan dan Sosialisasi Sertifikasi Halal Gratis bagi UMKM Cipondoh, Tangerang
Musim Kemarau Tiba! Damkar Natuna Imbau Warga Cegah Karhutla dengan Bijak
Personel Lanud RSA Natuna Diingatkan Bijak Bermedia Sosial
BRI Kantor Cabang Cikampek Tebar Kepedulian Melalui Jumat Berkah
HUT ke-340 Kota Pasuruan: Dinsos Bekali Pemuda Teknologi AI Untuk Meningkatkan Bisnis
Kodaeral IV Sambut BPK RI, Pemeriksaan Keuangan Dimulai
Puspaga Aisyiyah Jadi Garda Terdepan Cegah Kekerasan pada Anak dan Keluarga
Aisyiyah dan DP3AKB Kota Pasuruan Gelar Pelatihan Konselor Dukungan Kesehatan Mental
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:59 WIB

HUB UMKM Banten Gelar Pelatihan dan Sosialisasi Sertifikasi Halal Gratis bagi UMKM Cipondoh, Tangerang

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:58 WIB

Musim Kemarau Tiba! Damkar Natuna Imbau Warga Cegah Karhutla dengan Bijak

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:47 WIB

Personel Lanud RSA Natuna Diingatkan Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:55 WIB

BRI Kantor Cabang Cikampek Tebar Kepedulian Melalui Jumat Berkah

Selasa, 27 Januari 2026 - 10:19 WIB

HUT ke-340 Kota Pasuruan: Dinsos Bekali Pemuda Teknologi AI Untuk Meningkatkan Bisnis

Berita Terbaru