Bogor, MON – Anggota Komisi XI DPR RI Dapil Jawabarat V Kab.Bogor Dr.H.Mulyadi, MMA menghadiri kegiatan penanaman pohon dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda yang diselenggarakan di Dua titik di kecamatan Megamendung kabupaten Bogor yaitu di Jakarta Islamic Boarding School Puncak dan di kawasan wisata Eiger Adventure Land (EAL), Selasa (28/10/2025)
Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Dr. Hanif Faisol Nurofiq dan Bupati Bogor Rudy Susmanto bertujuan agar kelestarian alam seperti hutan, gunung, sungai dan lainnya tetap terjaga dan terawat dengan baik sehingga bisa memberikan manfaat luas untuk kehidupan manusia.
Kehadiran Mulyadi dalam kegiatan tersebutnya menunjukkan dukungan legislatif terhadap upaya pelestarian lingkungan dan peningkatan kesadaran ekologis di kalangan masyarakat dan mengajak seluruh stakeholder untuk bisa mengelola dan memanfaatkan keindahan alam yang ada di kawasan puncak Bogor
Kegiatan penanaman Pohon ini juga berkaitan dengan polemik penyegalan sejumlah objek wisata di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor oleh KLH beberapa waktu yang lalu dan saat ini telah mencapai titik temu penyelesaian.
“Mudah-mudahan dalam waktu tidak lama lagi, tinggal masalah administrasi untuk kemudian segel-segel yang dilakukan KLH akan dicabut, informasinya Minggu depan sudah dicabut,” ungkap Mulyadi.
Menurut Mulyadi, KLH hanya menjalankan tugasnya dalam menegakan undang-undang termasuk regulasi terkait lingkungan dan hari ini menjadi simbol komitmen bersama antara pemerintah, pengusaha dan masyarakat menjaga keseimbangan antara pemulihan lingkungan dan keberlanjutan ekonomi.

Mulyadi menegaskan, keindahan alam dan udara segar Puncak Bogor adalah modal utama masyarakat untuk hidup dan bekerja, Dengan menggeliatnya investasi yang iklimnya kondusif itu, akan merangsang pendapatan asli daerah. Sehingga kue pembangunannya akan semakin besar. Tetapi sekali lagi, tolong pengusaha komitmen dalam menjaga alam,” tutup Mulyadi.
Dalam kesempatan ini, diumumkan bahwa pencabutan 18 segel usaha rencananya dilakukan Selasa pekan depan oleh Deputi Penegakan Hukum Lingkungan KLH.
Momen tersebut bahkan diusulkan sebagai “Hari Puncak Hijau” untuk mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan ekowisata di kawasan Puncak.
Laporan: Mahar Aulia
Editor: Eko TW








