Gubernur Sumbar Usul Gaji PNS Daerah Dibayar Pemerintah Pusat Imbas TKD 2026 Dipangkas

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 9 Oktober 2025 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumbar, Mahyeldi

Gubernur Sumbar, Mahyeldi

JAKARTA – Publik tengah dihebohkan dengan usulan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, yang meminta agar pembayaran gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) di daerah dibayarkan langsung oleh pemerintah pusat.

Usulan tersebut disampaikan Mahyeldi pada Selasa (7/10/2025) usai menghadiri pertemuan antara Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) dengan Kementerian Keuangan.

Menurut Mahyeldi, langkah itu perlu dipertimbangkan karena adanya pemotongan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) 2026 yang diputuskan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Ia menilai, dengan berkurangnya dana TKD, banyak daerah akan kesulitan membayar gaji pegawai, termasuk aparatur pemerintah dengan status PPPK.

Baca Juga :  AI Jadi Senjata Andalan UKM Surabaya Naik Kelas, Digital Creative Entrepreneur (DCE) Gelar Pelatihan Intensif

Mahyeldi awalnya mengusulkan agar pemerintah pusat mengembalikan anggaran TKD 2026 ke nominal semula. Namun, jika tidak memungkinkan, ia meminta agar pembayaran gaji PNS diambil alih langsung oleh pemerintah pusat.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah pusat tidak bisa mengambil alih pembayaran gaji PNS daerah.

Menurutnya, hal itu baru bisa dilakukan jika rasio defisit tembus di atas tiga persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
“Langkah disiplin fiskal ini harus tetap dijaga agar APBN tetap berada di bawah tiga persen dari PDB,” tegas Purbaya.

Baca Juga :  Ketua Bidang Seni PMRI Andrigo Datangi KPK, Minta Pengawasan Ketat terhadap Dana Desa

Meski demikian, Purbaya mengaku memahami keresahan sejumlah kepala daerah atas pemotongan TKD tersebut. Ia menyebut pemerintah pusat masih membuka peluang untuk mengevaluasi alokasi TKD 2026, dengan catatan perekonomian nasional membaik, pendapatan negara meningkat, dan kualitas belanja daerah menjadi lebih efisien.(*)

Penulis : Ifan Ar Uzan

Editor : Redaksi

Sumber Berita: https://www.ayojakarta.com/nasional/03166132/heboh-usulan-gaji-pns-daerah-minta-dibayar-langsung-pemerintah-pusat-imbas-tkd-2026-dipangkas?utm_source=newsshowcase&utm_medium=gnews&utm_campaign=CDAqEAgAKgcICjC3kpkLMMecsQMwhcHNBA&utm_content=rundown

Follow WhatsApp Channel mediaonlinenasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-76 Kavaleri, Yonkav 11/MSC Gelar Trauma Healing untuk Anak Korban Banjir di Aceh Tamiang
Jaga Kelestarian Pesisir, Prajurit TNI AL Satrol Kodaeral IV Gelar Aksi Bersih Pantai
TNI AL Kodaeral Iv Hadiri Press Release Penggagalan Penyelundupan 104 Ribu Benih Bening Lobster
Pemko Lhokseumawe Tinjau Pengungsian Blang Naleung Mameh, Air Bersih 10 Ribu Liter Disalurkan
RSUI Gelar Donor Darah Bersama PMI Kota Depok Sebagai Wujud Kepedulian Sosial
Gebyar Al Kautsar 2026: Sinergi Mewujudkan Generasi “Anak Indonesia Hebat” di Kota Pasuruan
Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan
HUB UMKM Banten Gelar Pelatihan dan Sosialisasi Sertifikasi Halal Gratis bagi UMKM Cipondoh, Tangerang
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:01 WIB

HUT ke-76 Kavaleri, Yonkav 11/MSC Gelar Trauma Healing untuk Anak Korban Banjir di Aceh Tamiang

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:56 WIB

Jaga Kelestarian Pesisir, Prajurit TNI AL Satrol Kodaeral IV Gelar Aksi Bersih Pantai

Rabu, 4 Februari 2026 - 22:29 WIB

TNI AL Kodaeral Iv Hadiri Press Release Penggagalan Penyelundupan 104 Ribu Benih Bening Lobster

Rabu, 4 Februari 2026 - 18:20 WIB

Pemko Lhokseumawe Tinjau Pengungsian Blang Naleung Mameh, Air Bersih 10 Ribu Liter Disalurkan

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:18 WIB

RSUI Gelar Donor Darah Bersama PMI Kota Depok Sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Berita Terbaru