Bangunan Liar Sepanjang Kali Ditertibkan DLH Kabupaten Bekasi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 3 November 2025 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto penertiban dan penataan wilayah sepanjang bantaran kali di wilayah Kelurahan Setia Asih, Kabupaten Bekasi.

Foto penertiban dan penataan wilayah sepanjang bantaran kali di wilayah Kelurahan Setia Asih, Kabupaten Bekasi.

Kabupaten Bekasi, MON – Masih maraknya lahan bekas bangunan liar di sepanjang bantaran kali di Kabupaten Bekasi tak akan dibiarkan menjadi kumuh dan berpotensi menjadi tempat pembuangan sampah baru.

Pemerintah Kabupaten Bekasi berencana mengubahnya menjadi kawasan hijau produktif, dengan menggandeng pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Syafri Donny Sirait mengatakan langkah ini diambil karena program penghijauan belum tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026. Meski begitu, ia menegaskan pemulihan fungsi Daerah Aliran Sungai (DAS) tetap harus berjalan.

“Kami upayakan untuk mengembalikan fungsinya sebagai resapan tapi produktif. Kami sudah berkoordinasi dengan Satpol PP sesaat setelah pembongkaran, agar lahan bekas bangunan liar bisa langsung dikelola.” ujar Donny, Senin (3/11).

Baca Juga :  Akibat LPJ Padam Berhari-hari, Warga Juwiring Klaten Mulai Resah

Tidak melulu dengan anggaran pemerintah, DLH memilih menggandeng swasta melalui skema Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP). Dalam model ini, pihak perusahaan menyediakan dana atau bibit, sementara dinas dan komunitas lokal membantu menanam dan merawat.

“Ketika ditawarkan ke perusahaan, ternyata mereka antusias. Ini yang kami manfaatkan,” kata Donny.

Program serupa sebenarnya sudah dijalankan di beberapa desa di Kecamatan Tambun Selatan. Tuturbya, bantaran sungai disulap menjadi lahan produktif berisi tanaman sayur dan buah. Warga ikut menanam dan memanen, lalu memanfaatkan hasilnya untuk kebutuhan rumah tangga.

Baca Juga :  Natuna dan Anambas Sudah Selayaknya Jadi Provinsi

“Polanya dari CSR juga. Kami ingin penghijauan ini bukan sekadar seremonial, tapi produktif. Pohon menyerap karbon, tapi juga memberi hasil,” ujar Donny.

Selain bernilai ekonomi, program ini sekaligus berfungsi ekologis. Bibit tanaman dipilih berdasarkan karakter tanah di sepanjang bantaran sungai agar akarnya mampu mengikat tanah dan mencegah longsor. DLH berencana menanam pohon buah seperti mangga dan jambu, serta tanaman keras untuk memperkuat tebing sungai.

“Kalau sudah hijau, orang enggak akan seenaknya lagi mendirikan bangunan liar di situ,” tutupnya.

 

Laporan: M. Abdul Azis

Follow WhatsApp Channel mediaonlinenasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-76 Kavaleri, Yonkav 11/MSC Gelar Trauma Healing untuk Anak Korban Banjir di Aceh Tamiang
Jaga Kelestarian Pesisir, Prajurit TNI AL Satrol Kodaeral IV Gelar Aksi Bersih Pantai
TNI AL Kodaeral Iv Hadiri Press Release Penggagalan Penyelundupan 104 Ribu Benih Bening Lobster
Pemko Lhokseumawe Tinjau Pengungsian Blang Naleung Mameh, Air Bersih 10 Ribu Liter Disalurkan
RSUI Gelar Donor Darah Bersama PMI Kota Depok Sebagai Wujud Kepedulian Sosial
Gebyar Al Kautsar 2026: Sinergi Mewujudkan Generasi “Anak Indonesia Hebat” di Kota Pasuruan
Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan
HUB UMKM Banten Gelar Pelatihan dan Sosialisasi Sertifikasi Halal Gratis bagi UMKM Cipondoh, Tangerang
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:01 WIB

HUT ke-76 Kavaleri, Yonkav 11/MSC Gelar Trauma Healing untuk Anak Korban Banjir di Aceh Tamiang

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:56 WIB

Jaga Kelestarian Pesisir, Prajurit TNI AL Satrol Kodaeral IV Gelar Aksi Bersih Pantai

Rabu, 4 Februari 2026 - 22:29 WIB

TNI AL Kodaeral Iv Hadiri Press Release Penggagalan Penyelundupan 104 Ribu Benih Bening Lobster

Rabu, 4 Februari 2026 - 18:20 WIB

Pemko Lhokseumawe Tinjau Pengungsian Blang Naleung Mameh, Air Bersih 10 Ribu Liter Disalurkan

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:18 WIB

RSUI Gelar Donor Darah Bersama PMI Kota Depok Sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Berita Terbaru