Agrinas Langgar Misi Prabowo, Elang 3 Hambalang Murka: Jangan Jadikan Kedaulatan Pangan Sebagai Kedok Bisnis!

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 9 November 2025 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan Elang 3 Hambalang Riau, Pebriyan Winaldi, saat memberikan pernyataan tegas terkait dugaan rekayasa skema KSO oleh PT Agrinas Palma Nusantara (APN). Dalam pernyataannya, Pebriyan menyebut langkah tersebut sebagai “kudeta halus atas kebun rakyat” dan meminta Presiden Prabowo Subianto segera mengevaluasi jajaran manajemen Agrinas yang dianggap menyimpang dari visi kedaulatan pangan nasional.

Perwakilan Elang 3 Hambalang Riau, Pebriyan Winaldi, saat memberikan pernyataan tegas terkait dugaan rekayasa skema KSO oleh PT Agrinas Palma Nusantara (APN). Dalam pernyataannya, Pebriyan menyebut langkah tersebut sebagai “kudeta halus atas kebun rakyat” dan meminta Presiden Prabowo Subianto segera mengevaluasi jajaran manajemen Agrinas yang dianggap menyimpang dari visi kedaulatan pangan nasional.

PEKANBARU, MON — Langkah PT Agrinas Palma Nusantara (APN) memperkenalkan skema baru Kerja Sama Operasi (KSO) memicu badai kritik.

Organisasi Elang 3 Hambalang Riau, jaringan kader muda nasionalis pendukung Presiden Prabowo Subianto, menilai kebijakan itu tak ubahnya seperti “kudeta halus atas kebun rakyat”  dengan dalih efisiensi dan profesionalitas.

Dalam pernyataannya, Pebriyan Winaldi, perwakilan Elang 3 Hambalang Riau, menuding kebijakan tersebut sebagai rekayasa sistematis dari Wakil Direktur Utama Agrinas untuk mengambil alih kembali kebun-kebun milik rakyat yang selama ini dikelola secara mandiri oleh koperasi dan kelompok tani.

“Ini bukan sekadar kebijakan teknis. Ini cara licik untuk membunuh kemandirian petani dan menyingkirkan koperasi kecil,” tegas Pebriyan, Sabtu (8/11/2025).

“Kebun rakyat akan kembali ke tangan korporasi lewat jalur legal yang dibungkus dengan istilah KSO.”

Skema KSO: Bagi Hasil yang Tak Berpihak

Dalam rancangan baru KSO, 55 persen hasil kebun diberikan kepada mitra (45 persen operasional + 10 persen margin), sementara 45 persen langsung diserap oleh APN dari total pendapatan.

Baca Juga :  Matahari 08 Riau Siapkan 100 Paket Sembako untuk Pendonor Darah di Hari Pahlawan

Namun terdapat klausul yang dinilai menjerat: mitra wajib melakukan pemupukan hingga Desember 2025, jika tidak, hak mereka akan dipotong 25 persen dari porsi 55 persen.

Selain itu, mitra dilarang menjual hasil panen TBS secara mandiri, dan seluruh hasil wajib dijual melalui Agrinas.

Kebijakan ini, menurut Elang 3 Hambalang, secara terang menghapus ruang kemandirian petani.

Mereka menilai Agrinas telah bertransformasi dari “mitra rakyat” menjadi “korporasi predator” yang berlindung di balik jargon pembangunan nasional.

“Besar dugaan kami, Wadirut Agrinas adalah otak di balik skema ini. Polanya terlalu rapi untuk kebijakan biasa. Ini akal-akalan agar mitra kecil menyerah dan tanahnya kembali dikuasai perusahaan,” ungkap Pebriyan.

“Agrinas Jangan Kotori Tujuan Mulia Prabowo”

Pebriyan menegaskan, sikap keras ini bukan pandangan pribadi, melainkan arahan langsung Ketua Umum Elang 3 Hambalang Dedi Safrizal dan Sekjen Gansa Satria Darma.

Keduanya menilai Agrinas telah melenceng jauh dari roh perjuangan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani sebagai pilar utama ekonomi nasional.

Baca Juga :  DPR dan Dewan Pers Sepakat Pasal 8 UU Pers Konstitusional, PWI Tekankan Penguatan Perlindungan di Lapangan

“Agrinas jangan kotori tujuan mulia Prabowo! Jangan jadikan visi besar beliau sebagai tameng untuk mengeruk keuntungan segelintir oknum,” ujar Pebriyan lantang.

“Kalau ini dibiarkan, Prabowo akan dikhianati oleh orang-orang yang mengaku mendukung visinya.”

Desakan Evaluasi dan Ancaman Aksi

Elang 3 Hambalang menuntut evaluasi total terhadap jajaran manajemen Agrinas, terutama Wadirut yang diduga menjadi arsitek kebijakan timpang ini.

“Kalau Agrinas terus dibiarkan seperti ini, cita-cita besar Prabowo untuk kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani hanya akan jadi slogan kosong,” tegas Pebriyan.

“Kami, Elang 3 Hambalang, tidak akan tinggal diam. Kami akan turun langsung jika kebijakan ini tidak dievaluasi.”

Pernyataan keras ini menandai titik panas baru dalam hubungan antara jaringan relawan Prabowo dan institusi bisnis yang mengklaim membawa bendera perjuangan ekonomi rakyat.

Bagi Elang 3 Hambalang, KSO versi Agrinas bukan sekadar kontrak bisnis tapi bentuk penjajahan gaya baru di tanah petani.(*)

Penulis : Ifan Ar Uzan

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel mediaonlinenasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-76 Kavaleri, Yonkav 11/MSC Gelar Trauma Healing untuk Anak Korban Banjir di Aceh Tamiang
Jaga Kelestarian Pesisir, Prajurit TNI AL Satrol Kodaeral IV Gelar Aksi Bersih Pantai
TNI AL Kodaeral Iv Hadiri Press Release Penggagalan Penyelundupan 104 Ribu Benih Bening Lobster
Pemko Lhokseumawe Tinjau Pengungsian Blang Naleung Mameh, Air Bersih 10 Ribu Liter Disalurkan
RSUI Gelar Donor Darah Bersama PMI Kota Depok Sebagai Wujud Kepedulian Sosial
Gebyar Al Kautsar 2026: Sinergi Mewujudkan Generasi “Anak Indonesia Hebat” di Kota Pasuruan
Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan
HUB UMKM Banten Gelar Pelatihan dan Sosialisasi Sertifikasi Halal Gratis bagi UMKM Cipondoh, Tangerang
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:01 WIB

HUT ke-76 Kavaleri, Yonkav 11/MSC Gelar Trauma Healing untuk Anak Korban Banjir di Aceh Tamiang

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:56 WIB

Jaga Kelestarian Pesisir, Prajurit TNI AL Satrol Kodaeral IV Gelar Aksi Bersih Pantai

Rabu, 4 Februari 2026 - 22:29 WIB

TNI AL Kodaeral Iv Hadiri Press Release Penggagalan Penyelundupan 104 Ribu Benih Bening Lobster

Rabu, 4 Februari 2026 - 18:20 WIB

Pemko Lhokseumawe Tinjau Pengungsian Blang Naleung Mameh, Air Bersih 10 Ribu Liter Disalurkan

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:18 WIB

RSUI Gelar Donor Darah Bersama PMI Kota Depok Sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Berita Terbaru