Desa Batu Gajah, Kurang Mendapat Perhatian Pemerintah?

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan di Desa Batu Gajah, Kab.Natuna.

Kondisi jalan di Desa Batu Gajah, Kab.Natuna.

NATUNA, MON — Desa Batu Gajah, yang terletak di Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, merupakan salah satu desa yang kurang mendapat perhatian pemerintah.

Hal ini terlihat dari kondisi infrastruktur yang masih sangat buruk, terutama jembatan yang menghubungkan Kampung Air Jembong dengan Kampung Gunung Lintang.

Jembatan yang nyaris ambruk ini telah menjadi ancaman serius bagi keselamatan masyarakat, terutama saat musim utara.

Saat dimintai tanggapan rerkait hal tersebut, dengan media ini Kepala Desa Batu Gajah, Kurniawan, membenarkan hal tersebut.

Katanya, kendatipun telah beberapa kali disampaikan usulan pembangunan jembatan itu melalui musrenbang des dan kecamatan, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut.

Baca Juga :  Agar Tertata Rapi, Natuna Bangun TPA Baru

“Kami sudah seringkali bahkan berkali-kali menyampaikan usulan terkait pembangunan jembatan itu, namun sampai saat ini tidak ada tindak lanjutnya,” ujar Kepala Desa Batu Gajah, Kurniawan, tampak kecewa, Kamis (27/11/2025).

Kurniawan menjelaskan bahwa jembatan ini merupakan akses utama bagi masyarakat Rt 04 Gunung Lintang, Rw 02 Air Bayar, Desa Batu Gajah, dan sekitarnya.

Lebih dari 10 Kepala Keluarga (KK), bergantung pada jembatan ini untuk melakukan aktivitas sehari-hari, termasuk anak-anak sekolah yang harus melewati jembatan untuk pergi ke sekolah.

Perlu diketahui Kades Kurniawan, sering menjadi sasaran amarah warga karena lambatnya penanganan jembatan tersebut.

Baca Juga :  Bupati Inhil Instruksikan Seluruh OPD Lakukan Pendataan Aset Tanah untuk Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih

Warga menuntut jawaban atas lambatnya proses pembangunan jembatan dan meminta Kades Kurniawan, untuk lebih proaktif dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat.

“Truk-truk besar pengangkut tanah timbun yang memperparahkan kerusakannya itu,” bebernya, sementara dana desa tidak mampu untuk membangun fasilitas jembatan itu karena butuh anggaran besar harus sekali jadi,” jelas Kurniawan.

Dirinya berharap pemerintah dapat memperhatikan kebutuhan masyarakat dan segera membangun jembatan ini.

“Karena kami tidak ingin ada korban jiwa karena jembatan yang tidak layak itu,” pungkasnya.

 

Editor: Tim Redaksi

Follow WhatsApp Channel mediaonlinenasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan
HUB UMKM Banten Gelar Pelatihan dan Sosialisasi Sertifikasi Halal Gratis bagi UMKM Cipondoh, Tangerang
Musim Kemarau Tiba! Damkar Natuna Imbau Warga Cegah Karhutla dengan Bijak
Personel Lanud RSA Natuna Diingatkan Bijak Bermedia Sosial
BRI Kantor Cabang Cikampek Tebar Kepedulian Melalui Jumat Berkah
HUT ke-340 Kota Pasuruan: Dinsos Bekali Pemuda Teknologi AI Untuk Meningkatkan Bisnis
Kodaeral IV Sambut BPK RI, Pemeriksaan Keuangan Dimulai
Mewujudkan Lansia Bermartabat: Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) S1 Kota Pasuruan Resmi Dibuka
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 20:29 WIB

Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:59 WIB

HUB UMKM Banten Gelar Pelatihan dan Sosialisasi Sertifikasi Halal Gratis bagi UMKM Cipondoh, Tangerang

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:58 WIB

Musim Kemarau Tiba! Damkar Natuna Imbau Warga Cegah Karhutla dengan Bijak

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:47 WIB

Personel Lanud RSA Natuna Diingatkan Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:55 WIB

BRI Kantor Cabang Cikampek Tebar Kepedulian Melalui Jumat Berkah

Berita Terbaru