Dorong Inklusi dan Pertumbuhan Ekonomi, PDC bersama Siliwangi Bolu Kukus Gandeng PPKD Jakarta Timur Gelar Pelatihan Tata Boga khusus Disabilitas

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 31 Oktober 2025 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Analyst CSR & Stakeholder PDC Harun bersama Kasatpel Pengendalian dan Pemasaran PPKD Jakarta Timur Linda Apriyantini serta Direktur Utama CV. Boga Karya Siliwangi Muhammad Faizal Chaniago berfoto bersama para peserta Pelatihan Tata Boga Khusus Disabilitas di Aula PPKD Jakarta Timur, Kamis (24/10/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program TJSL PDC untuk mendorong inklusi sosial dan kemandirian ekonomi bagi penyandang disabilitas.

Analyst CSR & Stakeholder PDC Harun bersama Kasatpel Pengendalian dan Pemasaran PPKD Jakarta Timur Linda Apriyantini serta Direktur Utama CV. Boga Karya Siliwangi Muhammad Faizal Chaniago berfoto bersama para peserta Pelatihan Tata Boga Khusus Disabilitas di Aula PPKD Jakarta Timur, Kamis (24/10/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program TJSL PDC untuk mendorong inklusi sosial dan kemandirian ekonomi bagi penyandang disabilitas.

Jakarta, MON — PT Patra Drilling Contractor (PDC) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pemberdayaan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan menggelar Pelatihan Tata Boga Khusus Disabilitas.

Program yang bekerja sama dengan Siliwangi Bolu Kukus (SBK) dan Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur ini diikuti 9 peserta penyandang tuna rungu, tuna wicara, dan tuna grahita dari wilayah Kecamatan Matraman Jakarta Timur.

Pelatihan berlangsung selama 10 hari dan telah resmi diluncurkan pada Kamis (24/10/2025) di kantor PPKD Jakarta Timur.

Analyst CSR & Stakeholder PDC Harun, yang hadir dalam pembukaan menyampaikan, program TJSL khusus disabilitas ini merupakan program ketiga yang diselenggarakan PDC.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin memberikan ruang dan kesempatan yang sama bagi teman-teman disabilitas untuk berkembang dan mandiri secara ekonomi. Inklusi sosial bukan hanya tentang kepedulian, tetapi juga tentang membuka akses terhadap pekerjaan yang layak,” ujar Harun.

Baca Juga :  Anggota DPR RI Mulyadi Hadiri Launching Koperasi Merah Putih, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Desa

Selama Pelatihan Tata Boga Khusus Disabilitas, peserta belajar teori dan praktik berbagai materi, termasuk praktek langsung.

Materi pelatihan mulai dari mengoorganisasikan dan menyiapkan makanan, menyajikan makanan, membersihkan area dan peralatan dapur, mempraktekkan metode dasar memasak, menyiapkan produk makanan yang mengandung ragi, menyiapkan produk roti, hingga kewirausahaan.

Kasatpel pengendalian dan Pemasaran PPKD Jakarta Timur Linda Apriyantini mengapresiasi langkah kolaboratif yang dilakukan PDC.

Menurutnya, kerja sama antar perusahaan dan lembaga pelatihan kerja menjadi kunci dalam menciptakan sumber daya manusia yang kompeten dan siap bersaing, termasuk bagi penyandang disabilitas.

“Kami sangat menyambut baik inisiatif PDC yang berperan aktif dalam pemberdayaan disabilitas. Pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tapi juga menumbuhkan rasa percaya diri bagi peserta untuk berkontribusi di dunia kerja,” jelas Linda.

Baca Juga :  Misteri “Board of Peace” Dibongkar, GREAT Institute: Keputusan Prabowo di Davos Sudah Benar

Apresiasi sama disampaikan Direktur Utama CV. Boga Karya Siliwangi Muhammad Faizal Chaniago, yang baru kali pertama mendukung TJSL perusahaan lain menggelar program pelatihan bagi disabilitas.

Usai mengikuti pelatihan, peserta akan mendapatkan program pendampingan selama satu bulan serta memperoleh bantuan sarana dan prasarana usaha yang dapat mendukung kemandirian di masa depan.

Di tempat terpisah Corporate Secretary PDC Ani Aryani menambahkan, pelatihan tata boga sejalan dengan salah satu lini bisnis PDC, yakni Food Lodging Services (FLS).

Program TJSL ini juga menjadi langkah nyata PDC dalam mendukung pencapaian SDG’s poin 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta poin 10 tentang berkurangnya kesenjangan.

“Ke depannya, kami berharap peserta yang sudah mendapatkan pelatihan tata boga ini mampu berdaya dan berwirausaha, sehingga mampu mandiri serta memberikan dampak berkelanjutan bagi lingkungannya,” tutup Ani.(*)

Penulis : Ifan Ar Uzan

Follow WhatsApp Channel mediaonlinenasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri “Board of Peace” Dibongkar, GREAT Institute: Keputusan Prabowo di Davos Sudah Benar
Rapat Perdana 2026, Pokja PWI Wali Kota Jakarta Timur Siap Jalankan Program SINERGI
Rangkaian HPN 2026, 200 Wartawan Siap Berangkat ‘Retret’ Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara
Menembus Pasar Global: Strategi BUMDESMA Singosari Ekspor Anggrek ke Amerika dan Taiwan
Pesan Rahasia Peradaban Nusantara Terkuak Dalam Buku Kitab Ma Ha Is Ma Ya
Hidayat Humaid Calon Tunggal Ketua Umum KONI DKI Jakarta 2026-2030
PWI Jaya Stop Zona Nyaman Anggota Muda, UKW Jadi Syarat Wajib
Kunjungi PWI Jaya, Kapendam Jaya ajak pers menghadirkan informasi konstruktif
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 23:26 WIB

Misteri “Board of Peace” Dibongkar, GREAT Institute: Keputusan Prabowo di Davos Sudah Benar

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:40 WIB

Rangkaian HPN 2026, 200 Wartawan Siap Berangkat ‘Retret’ Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:10 WIB

Menembus Pasar Global: Strategi BUMDESMA Singosari Ekspor Anggrek ke Amerika dan Taiwan

Kamis, 15 Januari 2026 - 00:08 WIB

Pesan Rahasia Peradaban Nusantara Terkuak Dalam Buku Kitab Ma Ha Is Ma Ya

Sabtu, 10 Januari 2026 - 16:37 WIB

Hidayat Humaid Calon Tunggal Ketua Umum KONI DKI Jakarta 2026-2030

Berita Terbaru