Jakarta, MON — Industri kelapa sawit Indonesia terus menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) melaporkan, produksi minyak sawit mentah (CPO) hingga Agustus 2025 mencapai 35,65 juta ton, meningkat 13% dibanding periode sama tahun lalu, Rabu (29/10/2025).
Sekretaris Jenderal GAPKI, Hadi Sugeng, menambahkan, jika digabungkan dengan produksi minyak inti sawit (PKO), total produksi sawit Indonesia mencapai 39,03 juta ton, atau naik 13% secara tahunan (year-on-year).
“Mudah-mudahan tahun ini kita masih bisa tumbuh dibandingkan tahun lalu. Perkiraan kami bisa naik sekitar 10%, menjadi 56 atau 57 juta ton,” ujar Hadi dalam konferensi pers di Kantor Pusat GAPKI, Jakarta Pusat, Selasa (28/10/2025).
Sebagai perbandingan, total produksi CPO dan PKO sepanjang 2024 tercatat 52,76 juta ton, terdiri atas 48,16 juta ton CPO dan 4,59 juta ton PKO.
Konsumsi Domestik dan Ekspor Meningkat
GAPKI melaporkan, konsumsi domestik sawit hingga Agustus 2025 meningkat 5% menjadi 16,4 juta ton, didorong oleh sektor biodiesel yang tumbuh 12% dengan penyerapan 8,3 juta ton CPO. Konsumsi untuk pangan tercatat 6,57 juta ton, dan oleokimia sebesar 1,48 juta ton.
Di sisi perdagangan luar negeri, volume ekspor minyak sawit Indonesia hingga Agustus 2025 mencapai 22,69 juta ton, naik 15% dibanding 19,68 juta ton pada periode yang sama tahun lalu.
Proyeksi Positif untuk Tahun 2025
Dengan pertumbuhan produksi dan konsumsi yang stabil, GAPKI memprediksi bahwa total produksi CPO Indonesia bisa menembus 57 juta ton pada akhir 2025. Tren positif ini dinilai akan terus mendukung perekonomian nasional dan peran Indonesia sebagai produsen sawit terbesar di dunia.(*)
Penulis : Ifan Ar Uzan
Editor : Ifan Ar Uzan
Sumber Berita: https://sawitindonesia.com/produksi-sawit-naik-13-gapki-prediksi-cpo-tembus-57-juta-ton-tahun-ini/








